Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Spam Ancam Potensi Bisnis di Indonesia?

Spam Ancam Potensi Bisnis di Indonesia?


- detikInet

Jakarta - Email sampah (spam) diyakini bakal menjadi ancaman yang serius bagi bisnis perusahaan di Indonesia. Seberapa serius?

"Sangat serius," kata CEO BoxSentry, Manish Goel, usai penandatanganan kerjasama perusahaannya dengan tiga perusahaan software asal Indonesia, di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (29/10/2008).

Mengutip laporan, Ferris Research, kerugian perusahaan atas spam yang kerap masuk ke kotak email mencapai US$ 3,5 miliyar per tahun. "Di Indonesia, peningkatan kerugian karena spam meningkat 20 persen," lanjut Goel tanpa mau merinci lebih detail.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, spam akan sangat merugikan, karena selain memakan bandwidth internet perusahaan, juga memakan waktu kerja karyawan secara signifikan. "Jadi jangan anggap remeh, meski menghapus spam cuma butuh waktu lima detik," tukas Goel lagi.

Di balik ancaman yang mengintai perusahaan di Indonesia, BoxSentry justru menilai hal tersebut sebagai peluang bagi perusahaan yang bergelut di bidang managed service untuk email. Perusahaan yang berkantor di Singapura ini langsung menggandeng tiga distributor software dari Indonesia untuk memasarkan produk Real Mail.

"Kami tak mematok target untuk ekspansi awal. Uang bukan segalanya. Namun jika semua berjalan sempurna, uang akan datang dengan sendirinya," tandas Goel. (rou/wsh)






Hide Ads