Sebuah percobaan yang melibatkan sebuah perusahaan bernama iProfile yang didukung Police and the Information Assurance Advisory Council (IAAC) merancang sebuah situs untuk perusahaan jadi-jadian bernama Denis Atlas.
Dikutip detikINET dari BBC, Selasa (21/10/2008), perusahaan gadungan tersebut kemudian memasang iklan di surat kabar nasional, menawarkan lowongan sebagai office manager. Para pelamar diminta mengirimkan CV mereka ke situs mereka. Ternyata situs perusahaan gadungan ini berhasil menjaring 107 korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak orang yang dengan senang hati mengirimkan CV mereka tanpa memikirkan akibatnya jika data pribadi mereka tersebut jatuh ke tangan yang salah," Neil Fisher dari IAAC.
Pada umumnya para 'korban' ini mengirimkan CV lengkap dengan alamat serta tanggal lahir. Salah seorang pelamar bahkan menyertakan nomor paspor dan asuransi nasional.
IAAC menganjurkan agar para pelamar lebih berhati-hati saat akan mengirimkan CV ke sebuah situs perusahaan supaya tidak menjadi korban kejahatan di dunia maya.
Ngobrolin masalah kejahatan di dunia maya? Gabung yuk di detikINET Forum!
(faw/ash)