Dua tersangka bernama Lance Atkinson dari Selandia Baru dan Jody Smith dari AS didakwa sebagai pelaku utama. Berbagai perusahaan yang mereka kendalikan untuk menjalankan aksinya seperti Inet Ventures Pty Ltd dan TwoBucks Trading Limited, ditutup dan disita asetnya.
FTC menyatakan mereka telah menerima jutaan komplain terkait aktivitas spammer tersebut. Dikutip detikINET dari Vnunet, Rabu (15/10/2008), jaringan itu punya staf yang tersebar di Australia, China, India, Rusia, Kanada, Selandia Baru sampai Amerika Serikat untuk mendukung operasinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, obat-obatan itu berasal dari India. Bahkan parahnya, para spammer itu juga menjual obat-obatan berbahaya bagi kesehatan.
Lembaga anti spam menyambut baik pengungkapan kasus ini. Richard Coz, dari Spamhaus.org bahkan menilai inilah pertama kalinya penegakan hukum atas spammer mungkin bakal mengurangi level spam di inbox pemakai internet.
Sharing info soal keamanan internet? Gabung di detikINET Forum! (fyk/dwn)