Dengan menganalisis sekitar 500 juta spam yang beredar di Inggris, ditemukan bahwa alamat e-mail yang dimulai dengan huruf yang umum dipakai kemungkinan kuantitas spam-nya mencapai 40 persen. Sedangkan alamat yang dimulai dengan huruf yang tidak umum, maka kuantitas spam hanya mencapai seperlima di inbox mereka.
Menurut studi ini, jika huruf pertama dalam alamat e-mail dimulai dengan J, A, U, I, R, P, M, atau S, maka jumlah spam yang diterima bisa sampai dua kali lipat dibanding dengan alamat e-mail yang dimulai dengan huruf Q, Z, W, Y atau F.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan tersebut diharapkan bisa membantu dibuatnya teknik tertentu dalam menangkal spam. Demikian seperti dilansir IndiaTimes dan dikutip detikINET, Senin (8/9/2008).
Ingin tahu info seru seputar keamanan cyber? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)