SpaceX mengumumkan proyek ambisius yang akan berfokus di Bumi untuk mendukung operasionalnya di luar angkasa. Perusahaan antariksa besutan Elon Musk ini berencana membangun pusat peluncuran untuk roket Starship di negara bagian Louisiana, Amerika Serikat.
Pusat peluncuran bernama 'Starbase Louisiana' itu akan berlokasi di pinggir Gulf Coast, Louisiana. SpaceX sudah menganggarkan investasi sebesar USD 100 miliar (Rp 1.771 triliun) untuk membangun pusat peluncuran tersebut.
Selain sebagai pusat peluncuran, Starbase Louisiana juga akan menjadi tempat produksi roket Starship. Ini akan menjadi salah satu proyek terbesar dalam sejarah Louisiana dan akan menjadi pusat operasional terbesar SpaceX.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konstruksi Starbase Louisiana akan dimulai pada tahun 2027, dan SpaceX menargetkan peluncuran pertama dapat dilakukan pada tahun 2029. Setelah konstruksi selesai, pusat peluncuran ini akan memiliki lima kompleks yang masing-masing memiliki dua menara peluncuran roket Starship, jadi totalnya akan ada 10 landasan peluncuran. Masing-masing landasan akan memiliki pusat produksi bahan bakarnya sendiri.
"Kami berencana membangun pelabuhan antariksa mandiri dengan produksi bahan bakar, pembangkit listrik, kemampuan pengiriman di perairan dalam, fasilitas pemrosesan kendaraan, dan mungkin juga bandara," kata Presiden SpaceX Gwynn Shotwell, seperti dikutip dari Space.com, Senin (31/8/2026).
"Dan berkat sumber daya yang melimpah di Lousiana, kami memiliki akses yang mudah ke gas alam yang menjadi bahan bakar roket-roket ini untuk mencapai orbit," sambungnya.
SpaceX dan pejabat negara bagian Louisiana mengatakan fasilitas ini akan mendukung ribuan peluncuran roket Starship setiap tahun. CEO SpaceX Elon Musk sebelumnya memperkirakan Starship akan meluncur 30 kali dalam sehari pada tahun 2030, yang setara dengan lebih dari 10.000 penerbangan dalam satu tahun.
Starship adalah roket generasi baru SpaceX yang saat ini masih dalam tahap pengembangan. Sejauh ini roket tersebut sudah menjalani uji terbang belasan kali, dan akan melakukan uji coba ke-14 pada bulan September.
SpaceX merancang Starship sebagai roket untuk mendukung perjalanan manusia ke Bulan hingga Mars. Dalam waktu dekat, roket ini ditugaskan untuk membawa astronaut mendarat di Bulan untuk mendukung misi Artemis milik NASA.

