×
Ad

Misi NASA Selamatkan Teleskop yang Akan Jatuh ke Bumi Terancam Gagal

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 03 Agu 2026 08:45 WIB
Misi NASA Selamatkan Teleskop yang Akan Jatuh ke Bumi Terancam Gagal Foto: Katalyst Space Technologies
Jakarta -

Pada awal Juli kemarin, NASA meluncurkan misi untuk menyelamatkan teleskop luar angkasa Swift yang terancam jatuh ke Bumi. Namun, misi itu terancam gagal karena pesawat antariksa yang ditugaskan menyelamatkan teleskop tersebut mengalami masalah.

Dalam postingan blognya, NASA mengungkap pesawat antariksa bernama LINK yang seharusnya menyelamatkan Neil Gehrels Swift Observatory mengalami masalah kendali ketinggian pada akhir pekan lalu.

LINK terus berputar-putar dan kesulitan menjaga orientasinya di orbit. Akibatnya, wahana antariksa itu sulit berkomunikasi dengan pusat kendali di Bumi.

LINK dirancang oleh perusahaan luar angkasa Katalyst Space. Wahana antariksa ini dirancang untuk mendekati teleskop Swift dan menariknya ke orbit tinggi agar bisa beroperasi lagi hingga beberapa tahun ke depan.

Meskipun semua satelit dan wahana antariksa di orbi pada akhirnya akan jatuh dan terbakar di atmosfer, teleskop Swift mengalami tarikan atmosfer yang lebih kuat dari yang diperkirakan karena peningkatan aktivitas Matahari dalam beberapa tahun terakhir.

Akibatnya posisi teleskop Swift mulai merosot lebih cepat dari perkiraan, dan hasil analisis NASA menunjukkan bahwa wahana ini akan jatuh dan terbakar di atmosfer tahun ini jika tidak diintervensi. Padahal NASA berharap teleskop ini masih bisa beroperasi hingga beberapa tahun lagi.

Menurut laporan terbaru NASA, dua dari tiga roda reaksi LINK yang berfungsi mengontrol orientasi wahana saat ini tidak dapat dioperasikan. NASA juga menemukan beberapa fungsi yang hilang pada sistem pendorong gas.

Untungnya, tim di pusat kendali masih bisa berkomunikasi dengan LINK dam berencana menggunakan pendorong propulsi listriknya agar wahana dapat berhenti berputar-putar.

Setelah itu, tim akan mencoba mengatur ulang panduan dan navigasi wahana untuk memperhitungkan konfigurasi barunya sebelum NASA dan Katalyst dapat menentukan apakah mereka masih dapat menyelamatkan teleskop Swift.

Terlepas dari masalah ini, Katalyst optimis bahwa LINK dapat menyelesaikan tugas utamanya. "Misi ini tetap aktif dan kami terus percaya bahwa dengan perubahan ini, LINK memiliki jalur yang layak untuk bertemu dengan Swift," tulis Katalyst dalam unggah di website-nya, seperti dikutip dari Engadget, Senin (3/8/2026).



Simak Video "Video: Bikin Bangga! Siswa SMA di Pinrang Dapat Penghargaan dari NASA"

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB