Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pakar Klaim Dokumen UFO Akal-akalan, Fakta Seram Disembunyikan

Pakar Klaim Dokumen UFO Akal-akalan, Fakta Seram Disembunyikan


Fino Yurio Kristo - detikInet

Ilustrasi piring terbang
Ilustrasi UFO. Foto: Interesting Engineering
Jakarta -

Departemen Perang Amerika Serikat atau Pentagon merilis lebih dari 160 dokumen yang sebelumnya dirahasiakan, dalam upaya untuk mewujudkan transparansi yang lebih besar seputar UFO, alien, dan kehidupan ekstraterestrial. Namun beberapa pakar percaya bahwa pemerintah masih menyembunyikan informasi penting.

Menurut Direktur Keamanan Nasional, Tulsi Gabbard, dokumen-dokumen tersebut akan memberikan transparansi maksimum kepada rakyat Amerika. Namun, tidak semua orang yakin dengan janji itu, termasuk pakar UFO kawakan Dennis Anderson, yang menyelidiki objek terbang misterius lebih dari enam dekade.

"Pemerintah tidak akan pernah mengungkap bahwa kita sedang berhadapan dengan fenomena tak dikenal yang tidak bisa kita kendalikan atau hadapi untuk membela diri. Beberapa peneliti UAP (Fenomena Anomali Tak Dikenal) berpikir publik bisa menerimanya, tapi saya tidak" kata Anderson.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini hanyalah satu dari beberapa alasan mengapa saya tidak percaya pengungkapan penuh akan terjadi," tambah mantan anggota Center for UFO Studies tersebut, dikutip detikINET dari NY Post.

Anderson yang dikenal karena mempelajari kasus misterius "Cahaya Arthur Kills" pada tahun 2001 di mana lima hingga 16 objek oval berwarna oranye terang terbang antara New Jersey dan Staten Island, berpendapat pemerintah tahu ada sesuatu yang eksis" dan ada sesuatu yang aneh sedang terjadi, tapi mereka tahu persis apa "sesuatu" itu.

ADVERTISEMENT

Merujuk pada "Kapal Udara Hantu" (Phantom Airships) yang diklaim disaksikan orang-orang akhir tahun 1800-an, Anderson berargumen fenomena tersebut menyesuaikan diri dengan pengetahuan yang dimiliki manusia pada periode waktu tertentu. "Jadi apa pun benda ini, apa pun fenomena ini, ia selalu selangkah atau dua langkah di depan," cetusnya.

Pemerintah mengumumkan lebih banyak dokumen akan dipublikasikan secara bertahap. Namun menurut Anderson, publik akan lelah melihat rilis yang tidak jelas karena rentang perhatian mereka yang pendek, taktik yang menurutnya disengaja oleh pemerintah untuk menghindari perilisan keseluruhan dokumen tersebut.

"Dan jika pun mereka melakukannya, itu hanyalah gambar buram lainnya dan sejenisnya. Orang-orang akan cepat bosan dan tidak akan peduli lagi. Mereka mencoba menutupi sebanyak yang mereka bisa dan tetap membuatnya terdengar seolah-olah mereka tertarik memberi Anda informasi padahal sebenarnya tidak. Itu semua akal-akalan belaka," klaimnya.

Menurutnya, dokumen yang dirilis adalah yang paling tidak berbahaya dari kumpulan dokumen yang ada demi menghindari terungkapnya kebenaran seutuhnya tentang UFO dan kekuatan kehidupan ekstraterestrial.

"Mereka ingin Anda berpikir bahwa mereka akan memberi Anda informasi, tapi informasi yang akan mereka berikan sebenarnya tidak akan membantu Anda sama sekali, karena itu sangat kabur atau bahkan apa yang mereka anggap benar pun mungkin saja tidak benar," ujarnya.




(fyk/fyk)
TAGS






Hide Ads