Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Misi Artemis III Mendarat di Bulan Ditunda Hingga Akhir 2027

Misi Artemis III Mendarat di Bulan Ditunda Hingga Akhir 2027


Aisyah Kamaliah - detikInet

Ilustrasi bulan purnama atau full moon
NASA memutuskan untuk memindahkan jadwal Artemis III ke akhir 2027. Foto: Freepik/ninjason1
Jakarta -

NASA memutuskan untuk memindahkan jadwal Artemis III ke akhir 2027. Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan pada akhir Februari bahwa Artemis III tidak lagi direncanakan untuk mendarat di Bulan pada pertengahan tahun 2027.

Melansir IFLScience, Minggu (5/3/2026) sistem pendaratan manusia (HLS) ditugaskan kepada SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos. Rencana awalnya adalah Starship milik SpaceX akan membawa Artemis III pada tahun 2027, dan kemudian pada tahun 2028, membawa Artemis IV ke permukaan Bulan. Pada tahun 2030, Artemis V akan menggunakan Blue Moon milik Blue Origin untuk mengangkut astronaut ke permukaan Bulan.

Rencana yang diajukan oleh sesama miliarder antariksa, Isaacman, memfokuskan Artemis III pada uji coba orbit rendah Bumi untuk wahana pendarat di pertengahan tahun depan. Strategi ini dianggap terlalu optimis, dan kini Artemis III telah ditunda hingga setidaknya akhir tahun 2027.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Pada hari Senin (27/4), kepala NASA berada di Capitol Hill untuk sidang anggaran oleh subkomite alokasi anggaran Komite Perdagangan, Kehakiman, dan Sains DPR. Meskipun Isaacman telah membela komitmen Gedung Putih terhadap NASA, pemerintahan Trump berencana untuk memangkas 23% anggaran badan antariksa tersebut.

Kongres siap untuk menentang keinginan Trump dan memperjuangkan anggaran yang lebih besar. Nah, selama sidang, Isaacman mengkonfirmasi bahwa baik Blue Origin maupun SpaceX telah meyakinkannya bahwa HSL akan siap untuk pengujian pada akhir tahun 2027.

Kedengarannya ini memungkinkan, akan tetapi Blue Moon belum diuji tanpa awak di orbit. Seharusnya pengujian ini terjadi pada tahun 2030, jadi jadwalnya sangat dipercepat.

Untuk Starship, masalahnya tampaknya hampir sebaliknya. Telah diuji beberapa kali, akan tetapi hasilnya tidak berjalan dengan baik. Terjadi beberapa ledakan pada wahana tersebut selama beberapa pengujian terakhir, dan meskipun ada keberhasilan baru-baru ini, masih tertinggal dari jadwal.

Tahun lalu, Starship seharusnya telah menunjukkan kemampuan pengisian bahan bakar di luar angkasa. Namun tidak.

"Transfer propelan kriogenik skala besar, antar Starship, adalah kemampuan penting yang diperlukan untuk misi sistem pendaratan manusia Starship untuk Artemis III dan Artemis IV," kata juru bicara NASA kepada IFLScience pada tahun 2024.

"Uji transfer propelan adalah bagian dari serangkaian pengujian, bersama dengan tinjauan desain terperinci, yang akan memberikan data dan bukti kepada NASA untuk mensertifikasi wahana pendarat. Setelah demonstrasi transfer propelan, NASA akan meninjau hasil pengujian dan mensertifikasi sistem wahana pendarat sebelum misi demonstrasi berawak untuk memastikan keselamatan astronot dan keberhasilan misi," lanjutnya.

Selain itu, November lalu, kebocoran dokumen internal SpaceX terjadi dan dilaporkan oleh Audrey Decker di Politico. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa mereka belum siap mendarat di Bulan setidaknya hingga September 2028.

Pendaratan di Bulan awalnya direncanakan terjadi pada tahun 2024, kemudian pada tahun 2025, dan kemudian ditunda hingga tahun 2026. Pada akhir tahun 2024, tanggal pertengahan 2027 disepakati, tetapi analisis yang diterbitkan hampir dua tahun lalu oleh Kantor Akuntabilitas Pemerintah menunjukkan bahwa misi pendaratan di Bulan kemungkinan akan ditunda hingga tahun 2028.

Jika Artemis III ditunda lagi, bahkan tahun 2028 mungkin menjadi tidak mungkin pula.




(ask/fay)





Hide Ads