Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kartu Memori Rp 7 Jutaan Dipakai NASA di Misi Artemis II ke Bulan

Kartu Memori Rp 7 Jutaan Dipakai NASA di Misi Artemis II ke Bulan


Rachmatunnisa - detikInet

Memory card di misi Artemis II
Foto: TechRadar
Jakarta -

Ketika manusia kembali menjelajahi Bulan lewat misi Artemis II, bukan hanya roket dan pesawatnya yang jadi sorotan. Perangkat kecil seperti kartu memori ternyata juga punya peran penting.

Dalam misi Artemis II, para astronaut NASA menggunakan kartu memori profesional untuk menyimpan foto-foto ikonik Bumi dari luar angkasa. Menariknya, kartu yang sama dengan yang digunakan kru misi Artemis II kini dijual bebas di pasaran.

Kartu memori yang digunakan adalah CFexpress Type B Iridium dari perusahaan ProGrade Digital. Versi 400GB dari kartu ini dijual sekitar USD 459,99 atau setara Rp7,8 jutaan. Perangkat ini dipilih bukan tanpa alasan. NASA membutuhkan media penyimpanan yang mampu bertahan dalam kondisi ekstrem luar angkasa-mulai dari radiasi hingga suhu ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari TechRadar, kartu tersebut bahkan dikembangkan dalam waktu kurang dari 18 bulan melalui kerja sama antara NASA, Marshall Space Flight Center, dan Phison Electronics. Secara spesifikasi, kartu ini menawarkan kecepatan baca hingga 3.550 MB/s dan kecepatan tulis berkelanjutan sekitar 850 MB/s.

Performa ini krusial untuk menangkap gambar resolusi tinggi di luar angkasa, termasuk foto Bumi yang menjadi sorotan global. Kartu memori ini digunakan bersama kamera profesional seperti Nikon Z9 untuk mendokumentasikan perjalanan manusia menjelajah lebih jauh dari Bumi dibanding misi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Bersiap untuk Misi Bulan Berikutnya

Menariknya, kartu memori ini tidak hanya digunakan di misi Artemis II. NASA juga berencana memakainya dalam misi lanjutan, termasuk Artemis III melalui perangkat kamera khusus bernama Handheld Universal Lunar Camera (HULC).

Fenomena ini semakin menarik karena publik kini bisa membeli perangkat yang benar-benar digunakan dalam misi luar angkasa. Dalam laporan, disebutkan bahwa ini adalah contoh bagaimana perangkat kelas profesional kini bersinggungan langsung dengan eksplorasi luar angkasa, sehingga membuka peluang bagi pengguna umum untuk memiliki teknologi dengan kredensial luar angkasa yang nyata.

Adapun misi Artemis II, menjadi tonggak penting karena merupakan penerbangan manusia pertama ke sekitar Bulan sejak 1972. Selain pencapaian teknis, misi ini juga menunjukkan bagaimana teknologi komersial, mulai dari kamera hingga kartu memori, semakin relevan dalam eksplorasi antariksa.

Bagi industri teknologi, ini bukan sekadar cerita luar angkasa, tapi juga bukti bahwa perangkat yang kita gunakan sehari-hari bisa mencapai level yang sebelumnya hanya dimiliki teknologi khusus NASA.




(rns/rns)




Hide Ads