Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Pecah Rekor! Astronaut Artemis II Lampaui Apollo 13, Terjauh dari Bumi

Pecah Rekor! Astronaut Artemis II Lampaui Apollo 13, Terjauh dari Bumi


Adi Fida Rahman - detikInet

NASAs Artemis II mission to fly by the moon, comprising of the Space Launch System (SLS) rocket with the Orion crew capsule, lifts off from the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Florida, U.S., April 1, 2026. REUTERS/Joe Skipper
Pecah Rekor! Astronaut Artemis II Lampaui Apollo 13, Terjauh dari Bumi Foto: REUTERS/Joe Skipper
Jakarta -

Bayangkan berada ratusan ribu kilometer dari Bumi, hanya ditemani kegelapan luar angkasa dan cahaya Bulan di kejauhan. Itulah yang dialami kru Artemis II saat mereka mencetak sejarah baru: menjadi manusia yang paling jauh dari Bumi sepanjang masa, memecahkan rekor legendaris Apollo 13 yang bertahan lebih dari 50 tahun.

Pada Selasa (7/4/2026) waktu WIB, kapsul Orion yang membawa empat astronot mencapai jarak sekitar 406.770 kilometer dari Bumi. Rekor ini melampaui pencapaian Apollo 13 pada 1970 yang berada di angka 400.171 km.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Rekor Apollo 13 selama ini dianggap sebagai salah satu pencapaian paling ikonik dalam sejarah eksplorasi manusia. Misi tersebut, meski penuh drama, justru mencatat jarak terjauh manusia dari Bumi.

Kini, lebih dari setengah abad kemudian, rekor itu resmi dipecahkan oleh kru Artemis II: Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Mereka bukan hanya sekadar mengulang sejarah, tetapi juga membuka babak baru eksplorasi manusia di luar angkasa.

Momen di Sisi Gelap Bulan

Rekor itu tercapai saat Orion melintas di sisi jauh Bulan - wilayah yang sepenuhnya tersembunyi dari Bumi. Di titik ini, komunikasi dengan pusat kendali sempat terputus karena terhalang Bulan selama 40 menit.

"Artemis II telah mencapai jarak maksimumnya dari Bumi. Mereka kini telah menjelajah lebih jauh dibanding manusia mana pun dalam sejarah, dan kini memulai perjalanan pulang," kata Jared Isaacman, Administrator NASA, dalam postingannya di X.com

Momen ini bukan hanya soal angka, tapi juga tentang keberanian manusia menembus batas yang sebelumnya terasa mustahil.

Di tengah pencapaian besar tersebut, kru Artemis II menyelipkan momen yang menyentuh. Mereka mengusulkan nama untuk dua kawah di Bulan yang terlihat langsung dari Orion.

Salah satunya diusulkan bernama Integrity, sesuai nama kapsul mereka. Sementara kawah lainnya diusulkan bernama Carroll, sebagai penghormatan kepada almarhumah istri Reid Wiseman.

Tak hanya itu, tim di Bumi juga mengirimkan pesan email yang disebut sebagai komunikasi antarmanusia terpanjang dalam sejarah, mencerminkan jarak ekstrem yang memisahkan mereka.

Menuju Misi Pendaratan Bulan

Artemis II diluncurkan pada 1 April 2026 menggunakan roket Space Launch System dari Kennedy Space Center, Florida. Misi ini berlangsung sekitar 10 hari sebagai uji coba krusial sebelum misi berikutnya.

Berbeda dengan misi Apollo, Artemis II tidak mendarat di Bulan, melainkan melakukan flyby sebelum kembali ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik.

Keberhasilan ini menjadi fondasi penting menuju Artemis III, yang akan membawa manusia kembali menjejakkan kaki di Bulan - sekaligus membuka jalan menuju Mars.

Saksikan Live DetikPagi:




(afr/afr)






Hide Ads
LIVE