Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Langit Australia Mendadak Merah Darah, Ini Penyebabnya

Langit Australia Mendadak Merah Darah, Ini Penyebabnya


Rachmatunnisa - detikInet

Langit merah darah Australia
Langit Australia Mendadak Merah Darah, Ini Penyebabnya. Foto: Janet Bassett via The Guardian
Jakarta -

Langit di Shark Bay, Australia Barat, berubah menjadi merah darah yang menyeramkan sebelum Topan Tropis Narelle mendarat, sebuah fenomena yang menurut seorang ahli disebabkan oleh badai debu yang mengandung zat besi.

Jessica Lingard, meteorolog dari Bureau of Meteorology Australia, menjelaskan bahwa angin kencang dari siklon mengangkat debu dari daratan. "Narelle mengangkat debu dari lanskap dan mendorongnya ke wilayah seperti Shark Bay," ujar Lingard, dikutip dari The Guardian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Debu berwarna kemerahan ini kemudian menyebar di udara dan mengubah warna langit secara drastis. Fenomena ini tidak terjadi setiap saat. Lingard menyebut ada kombinasi kondisi yang sangat spesifik sehingga langit bisa berubah menjadi merah.

"Angin kencang, tanah kering, dan kondisi yang tepat menciptakan fenomena ini," jelasnya.

Selain itu, partikel debu di udara juga memengaruhi cara cahaya Matahari tersebar, sehingga warna merah menjadi lebih dominan, terutama saat pagi atau sore hari. Fenomena serupa sebenarnya pernah terjadi sebelumnya di Onslow di sudut barat laut Australia Barat pada bulan Januari. Saat itu terjadi, badai petir di pedalaman menghasilkan angin kencang yang mendorong debu merah hingga ke garis pantai.

Dalam kasus ini, Siklon Narelle membawa angin kuat yang cukup untuk mengangkat debu dalam jumlah besar hingga ke wilayah pesisir. Meski terlihat dramatis, fenomena ini tidak berbahaya secara langsung.

Namun debu yang terbawa angin bisa memengaruhi kualitas udara dan jarak pandang. Selain itu, partikel halus di udara juga bisa berdampak pada kesehatan, terutama bagi penderita gangguan pernapasan.

Topan Narelle sendiri tergolong unik karena jalurnya yang tidak biasa dan kekuatannya yang tinggi. Badai ini bahkan menjadi salah satu sistem cuaca langka yang melintasi beberapa wilayah Australia sekaligus dalam satu perjalanan.

Narelle mencetak sejarah dengan menjadi sistem badai pertama dalam lebih dari 20 tahun yang mendarat di tiga negara bagian dan wilayah Australia.




(rns/afr)






Hide Ads