×
Ad

Astronaut China Panen Tomat di Luar Angkasa

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 18 Mar 2026 06:31 WIB
Foto: CCTV
Jakarta -

Astronaut China yang berada di stasiun antariksa Tiangong baru saja memanen 'tomat luar angkasa'. Ini merupakan hasil dari salah satu eksperimen penting yang dilakukan astronaut China di orbit.

Video yang dibagikan China Central Television (CCTV) memperlihatkan tomat ceri yang ditanam menggunakan teknik budidaya aeroponik. Para astronaut terlihat memotret dan memanen buah-buahan, lalu menyegel dan menyimpannya secara terpisah.

Perangkat yang dipakai untuk menanam tomat luar angkasa ini dikembangkan oleh tim dari China Astronaut Research and Training Center. Perangkat ini bekerja dengan menguapkan air menjadi kabut halus untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air secara signifikan.

Dalam video terpisah yang dibagikan oleh China Media Group pada bulan Februari, astronaut Zhang Hongzhang memberikan tur singkat area yang disebut sebagai 'pojok penyembuhan' di Tiangong. Di pojok itulah tomat luar angkasa itu ditanam.

Setelah menanam tomat ceri, awak astronaut Shenzhou-21 juga akan melakukan eksperimen budidaya aeroponik pada gandum, wortel, dan tanaman obat pangan sesuai rencana.

Eksperimen ini dilakukan untuk memverifikasi teknologi serta memperluas cakupan tanaman dan kemampuan teknis untuk budidaya di luar angkasa. Data dari eksperimen ini akan menjadi dasar bagi misi luar angkasa jangka panjang di mana sistem pendukung kehidupan bioegeneratif akan memiliki peran penting.

Selain menanam tanaman, awak astronaut Tiangong juga melakukan eksperimen lainnya, termasuk eksperimen ilmu fisika mikrogravitasi. Awak astronaut mengerjakan sejumlah tugas seperti membersihkan sisa sampel, mengganti sampel eksperimen, memelihara elektroda mekanisme aksial, dan membersihkan lensa penutup jendela pandang mekanisme aksial.

Di stasiun luar angkasa, awak astronaut melakukan inspeksi dan pemeliharaan peralatan terkait sistem pendukung kehidupan regeneratif. Mereka juga memonitor mikroorganisme di lingkungan stasiun dan memantau pertumbuhannya untuk mendukung pengendalian mikroba di orbit.

Para astronaut juga telah melakukan pelatihan medis darurat untuk membiasakan diri dengan prosedur penyelamatan. Selain itu, mereka melakukan tes darah menggunakan sampel darah masing-masing untuk membantu tim di Bumi memantau kesehatan mereka.

Misi Shenzhou-21 yang membawa tiga awak astronaut diluncurkan ke stasiun luar angkasa Tiangong dari Jiuquan Satellite Center di China pada 31 Oktober 2025. Pada 9 Desember lalu, mereka menyelesaikan rangkaian misi ekstravehikular pertamanya.



Simak Video "Video: China Hubungi NASA, Tanda Dua Negara Mulai Akur?"

(vmp/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork