Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tomat Tumbuh di Luar Angkasa, Astronaut China Girang Berhasil Panen

Tomat Tumbuh di Luar Angkasa, Astronaut China Girang Berhasil Panen


Rachmatunnisa - detikInet

Astronaut China panen tomat di stasiun luar angkasa Tiangong
Tomat Tumbuh di Luar Angkasa, Astronaut China Girang Berhasil Panen Foto: CCTV
Jakarta -

Astronaut China kembali mencatat pencapaian menarik di luar angkasa dengan berhasil memanen tomat yang tumbuh di stasiun antariksa Tiangong. Keberhasilan yang menggembirakan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan sistem pertanian untuk misi jangka panjang di luar Bumi.

Mengutip laporan China Daily, tomat tersebut ditanam menggunakan sistem aeroponik, yakni teknologi yang menyemprotkan kabut air bernutrisi langsung ke akar tanaman tanpa menggunakan tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanaman ini ditanam di area khusus yang disebut healing corner di dalam stasiun Tiangong. Astronaut Zhang Hongzhang bahkan menunjukkan langsung bagaimana tanaman tersebut tumbuh subur di lingkungan mikrogravitasi.

ADVERTISEMENT

"Sistem ini menggunakan spektrum cahaya LED khusus yang sangat meningkatkan efisiensi energi," ujar Zhang Hongzhang, astronaut misi Shenzhou XXI.

Ia menjelaskan bahwa kombinasi teknologi aeroponik dan pencahayaan tersebut membuat tanaman tetap bisa berkembang meski berada di luar angkasa.

Perangkat penanaman ini dikirim ke Tiangong melalui wahana kargo Tianzhou-9 pada 2025. Tujuannya adalah menguji teknologi penting untuk budidaya tanaman secara efisien di lingkungan tanpa gravitasi.

Penelitian ini menjadi bagian dari upaya besar untuk menciptakan sistem pendukung kehidupan berbasis biologi, yang nantinya akan sangat dibutuhkan dalam misi luar angkasa jangka panjang.

Selain sebagai eksperimen ilmiah, tanaman ini juga memberikan dampak psikologis positif bagi para astronaut. Kehadiran tanaman hijau di tengah lingkungan luar angkasa yang ekstrem disebut membantu menjaga kondisi mental kru.

"Melihat warna hijau yang hidup di luar angkasa sangat menenangkan," ujar Zhang Lu, astronaut lainnya dalam misi tersebut.

Astronaut Wu Fei juga mengungkapkan bahwa tomat yang tumbuh di orbit bahkan memiliki aroma segar yang khas. "Setiap kali melewati area ini, saya ingin menarik napas dalam dan menikmati aromanya," kata Wu Fei, astronaut Shenzhou XXI.

Data yang dikumpulkan dari eksperimen ini akan digunakan untuk memahami bagaimana tanaman tumbuh di luar angkasa, termasuk produktivitas, efisiensi, dan perawatan optimal.

Ke depan, China berencana memperluas eksperimen ini dengan menanam tanaman lain seperti gandum, wortel, hingga tanaman obat. Jika terus berkembang, teknologi ini bisa menjadi kunci bagi manusia untuk hidup lebih lama di luar Bumi, termasuk misi ke Bulan dan Mars.




(rns/afr)






Hide Ads