Lionel Messi tak kuasa menahan air mata setelah Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tangis kapten Argentina itu langsung jadi sorotan, bahkan membuat nama Cristiano Ronaldo ikut diseret netizen.
Argentina lolos ke perempat final dengan cara yang menegangkan. La Albiceleste sempat tertinggal dua gol dari Mesir, Messi gagal mengeksekusi penalti, lalu bangkit di menit-menit akhir untuk membalikkan keadaan.
Messi mencetak gol penyama pada menit ke-83. Gol itu menjadi titik balik Argentina yang sebelumnya berada di ambang kehancuran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai pertandingan, Messi terlihat emosional. Pemain berusia 39 tahun itu mengaku menangis bukan semata karena Argentina menang, melainkan karena sempat merasa bersalah kepada rekan-rekannya.
"Saya menangis karena merasa telah mengecewakan rekan-rekan setim karena penalti yang saya lewatkan, dan cara saya menendangnya," ujar Messi seusai laga.
"Tapi syukurlah, Tuhan sekali lagi punya sesuatu yang spesial untuk saya di akhir. Saya sangat bahagia. Kami tidak ingin dan tidak pantas pulang. Grup ini benar-benar pantas melanjutkan. Kami tidak pernah menyerah, sama sekali. Tidak pernah," lanjutnya.
Mesir sendiri tampil mengejutkan. Tim yang diperkuat Mohamed Salah itu membuat Argentina kerepotan sejak awal laga. Kiper Mesir, Mostafa Shobeir, bahkan sempat menggagalkan penalti Messi dan membuat tekanan kepada Argentina semakin besar.
Namun pengalaman Argentina sebagai juara bertahan akhirnya berbicara. Mereka bangkit di fase krusial dan memastikan tiket ke perempat final.
Pulling off the greatest comeback in historyβMessi was moved to tears. ||| The whole world thought Argentina was at a dead end. Yet, this team proved to be far more resilient than many had imagined.
β lijiayi (@lijiayi181105) July 7, 2026
No amount of flowery language is enough to describe Messi's magic. pic.twitter.com/3wq49FB9tL
Bandingkan dengan Ronaldo
Momen tangis Messi kemudian ramai dibahas di media sosial. Banyak netizen membandingkannya dengan Cristiano Ronaldo yang juga menangis setelah Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Bedanya, air mata Ronaldo muncul setelah Portugal kalah dan harus pulang lebih cepat. Sementara Messi menangis setelah Argentina lolos, dengan campuran rasa bersalah, lega, dan bahagia.
Perbandingan itu membuat nama Ronaldo kembali terseret dalam perdebatan klasik dengan Messi. Sebagian netizen menilai tangis Messi menunjukkan sisi manusiawi seorang legenda yang tetap merasa bersalah meski akhirnya menjadi penyelamat.
Ronaldo Foto: IMAGN IMAGES via Reuters/JEROME MIRON |
"Lionel Messi menangis seusai pertandingan, bedanya ini tangisan bahagia ygy," ujar akun @idextratime.
"Ini bukan final, tapi Messi tak bisa menahan air mata. Pertandingan intens melawan Mesir memang menguras tenaga dan emosi. Kemenangan diperoleh dengan perjuangan dan keberuntungan. Menangislah, Messi. Karena nggak ada larangan pria untuk menangis," kata @panditfootball.
"Kalau si ono nangis karna pulang duluan, takut kena hujat sama fans nya," sindir @DianyaKarya.
"Tadi Messi nangis melihat ke arah langit di after match, kabarnya karena melihat pesawat Portugal lagi melintas & ga mau melihat Ronaldo sakit hati lagi melihat Argentina lolos perempat final Pildun," canda @andikamalreza.
"Udahlah, setelah ngeliat tangisan Ronaldo dan Messi, rasanya debat siapa yang lebih GOAT tuh udah gak relevan lagi, bahkan kesannya norak. Air mata mereka itu saksi bisu perjuangan dari bawah sampe bisa namatin sepak bola dengan segala emosinya," kata @fanatikball_ bijak.
Saksikan Live DetikPagi:
(afr/afr)


