Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kota Muslim Abad Pertengahan Ditemukan Tenggelam di Danau Issyk-Kul

Kota Muslim Abad Pertengahan Ditemukan Tenggelam di Danau Issyk-Kul


Rachmatunnisa - detikInet

Arkeolog internasional mengumumkan penemuan sisa kota abad pertengahan yang kini terendam air di Danau Issyk-Kul, Kyrgyzstan.
Arkeolog internasional mengumumkan penemuan sisa kota abad pertengahan yang kini terendam air di Danau Issyk-Kul, Kyrgyzstan. Foto: Russian Academy of Sciences
Jakarta -

Arkeolog internasional mengumumkan penemuan sisa kota abad pertengahan yang kini terendam air di Danau Issyk-Kul, Kyrgyzstan. Kota ini pernah menjadi pusat penting Jalur Sutra sebelum akhirnya tenggelam akibat gempa besar pada abad ke-15.

Situs ini ditemukan melalui survei bawah air oleh tim ahli dari berbagai lembaga penelitian. Penelitian dilakukan di perairan dangkal Danau Issyk-Kul dengan kedalaman 1 hingga 4 meter, yang berada di Pegunungan Tian Shan dekat perbatasan Kyrgyzstan-Kazakhstan.

Dalam survei tersebut, para arkeolog menemukan bangunan bata, struktur batu, mesin penggilingan biji-bijian, dan arsitektur lain yang mungkin pernah digunakan sebagai masjid, pemandian, atau fasilitas umum di kota tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para ahli percaya, pada masanya, kota ini dulunya merupakan pemberhentian penting dalam jaringan jalur perdagangan antara China dan Barat, sebelum kota itu lenyap di bawah air setelah sebuah gempa dahsyat pada awal abad ke-15 Masehi.

"Monumen yang sedang diteliti adalah sebuah kota atau aglomerasi komersial besar di salah satu bagian penting Jalur Sutra," kata Valerii Kolchenko, Kepala Kontingen Peneliti, Ekspedisi Arkeologi Kyrgyzstan, dikutip dari The Jerusalem Post.

ADVERTISEMENT

Kolchenko menambahkan bahwa gempa pada awal abad ke-15 menyebabkan kota itu tenggelam di bawah permukaan danau. Tragedi ini hampir serupa dengan Pompeii di Italia yang hancur dan terkubur abu vulkanik karena letusan dahsyat Gunung Vesuvius pada tahun 79 Masehi.

Di antara temuan lainnya, para arkeolog menemukan penggilingan biji-bijian dan sisa-sisa kuburan abad ke-13 dengan posisi jenazah menghadap ke arah Mekkah, sebuah ciri umum dalam tradisi pemakaman Islam.

Situs ini juga mengandung terakota dan seni tembikar Islam abad pertengahan, yang menguatkan dugaan bahwa kota tersebut merupakan pusat komunitas Muslim yang aktif sebelum kejatuhannya.

Temuan ini merupakan salah satu contoh langka dari kota Jalur Sutra yang kini tenggelam, sekaligus memperkaya pemahaman sejarah tentang dinamika perdagangan, agama, dan kehidupan sosial ekonomi di Asia Tengah pada masa itu.




(rns/rns)




Hide Ads