Viral di media sosial, video seekor penguin yang berjalan sendirian keluar dari kawanannya. Tidak sedikit netizen yang beranggapan, perilaku tersebut berhubungan dengan kehidupan mereka dalam perjalanan mencari jati diri. Namun ternyata ada penjelasan ilmiah lho.
Video yang viral tersebut merupakan potongan film dokumenter berjudul Encounters at the End of the World karya Werner Herzog, yang pertama kali tayang pada 2007. Isinya memperlihatkan aktivitas harian penguin di Antartika.
Dirangkum detikINET dari berbagai macam sumber, Jumat (30/1/2026), di dalam videonya menunjukkan momen penguin yang tiba-tiba keluar dari kelompoknya. Ia berjalan menuju pegunungan dan sempat menengok ke belakang, ke arah kawanannya untuk terakhir kalinya, lalu melanjutkan pergi dan tidak pernah kembali. Bagian itulah yang ramai menjadi perbincangan orang-orang di internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada yang mengatakan bahwa penguin tersebut memilih jalan yang tidak biasa, berbeda dari jenis hewan ini pada umumnya. Penguin itu dinilai memiliki keberanian besar daripada banyak manusia, yang terjebak dalam pekerjaan rutin mereka saat ini, takut dicap berbeda, dan terpaksa mengikuti sesuatu yang sama. Sampai-sampai ada julukan nihilist untuk si penguin ini.
Namun berdasarkan laporan NDTV, para ilmuwan menjelaskan fenomena ini merupakan perilaku yang menunjukkan si penguin kehilangan orientasi arah. Lebih lanjut, mereka mengatakan penguin memang dapat mengalami disorientasi akibat penyakit, cedera, atau masalah fisiologis.
Para ahli dalam film dokumenter tersebut, termasuk peneliti penguin Dr. David Ainley, menjelaskan bahwa hewan ini sedang menuju ke pedalaman benua. Pada akhirnya, penguin itu akan kelaparan, membeku, atau mati karena kelelahan. Bahkan jika penguin itu kembali ke koloni, kemungkinan besar ia akan mengulangi perilaku yang sama.
Ini berarti bahwa penyakit atau cedera terkadang dapat menyebabkan penguin meninggalkan koloninya dan berjalan menuju kematian. Hal ini sangat jarang terjadi, tetapi bukan hal yang tidak pernah terjadi.
Jadi secara ilmiah, peristiwa ini menggambarkan seekor hewan yang tengah kebingungan dan sakit. Namun secara emosional, banyak netizen mengaitkannya dengan suasana hati, tentang bagaimana, gambaran sebenarnya hidup ini terjadi.
(hps/fay)