5 Ramalan Baba Vanga Tentang Nasib Dunia

5 Ramalan Baba Vanga Tentang Nasib Dunia

ADVERTISEMENT

5 Ramalan Baba Vanga Tentang Nasib Dunia

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 03 Jan 2023 09:42 WIB
Baba Vanga
5 Ramalan Baba Vanga Tentang Nasib Dunia. Foto: Reuters
Jakarta -

Baba Vanga adalah peramal yang disebut memiliki akurasi yang tinggi dalam setiap ramalannya. Baba Vanga bahkan disebut sebagai 'Nostradamus dari Balkan'.

Baba Vanga merupakan wanita kelahiran 1911 di Bulgaria dan telah meninggal pada Agustus 1996. Meski sudah lama meninggal, ramalan-ramalannya masih saja viral dan dipercaya banyak orang.

Merangkum Ranker, Selasa (3/1/2023), berikut ini adalah lima ramalan Baba Vanga yang bisa dibilang paling viral. Ramalannya lumayan bikin merinding.

1. Manusia hidup di bawah air

Kebanyakan prediksi Baba Vanga adalah tentang bencana alam. Peramal yang kehilangan penglihatannya karena badai ini percaya lapisan es akan mencair dan permukaan air akan naik pada tahun 2033. Dengan begitu, manusia kemungkinan akan hidup di bawah air pada tahun 2130.

2. Bumi pakai Matahari buatan

Baba Vanga mengklaim alam semesta akan berakhir pada 5079. Menurut prediksinya, warga Bumi akan menciptakan Matahari buatan. Terbukti, Matahari buatan sekarang sedang dikerjakan oleh para ilmuwan. Namun, pada tahun 2354 matahari palsu akan rusak.

Kemudian, ia menambahkan, pada tahun 2480 dua Matahari buatan akan bertabrakan dan menjerumuskan Bumi ke dalam kegelapan. Bumi akan hancur di tahun 3797.

3. Alien

Baba Vanga percaya bahwa akan ada alien yang memata-matai kehidupan di Bumi. Kata mereka yang percaya, bisa saja alien memantau Bumi dengan asteroid. Apakah kamu salah satunya yang percaya soal ramalan ini?

4. Manusia terpaku pada layar

Seperti dilansir India Times, Baba Vanga disebut sudah memprediksi bahwa orang-orang akan terpaku pada layar lebih sering. Ada benarnya, karena siapa sih di era sekarang yang tidak punya smartphone? Kerja pun sekarang serba di depan layar.

5. Pandemi lainnya

Sebelum meninggal, ia sempat meramalkan akan ada pandemi yang akan terjadi akibat virus beku. Virus itu akan ditemukan di Siberia dan lahir karena perubahan iklim.

Kebetulan, pada Juli 2021, tim peneliti menemukan dua sampel es dari Dataran Tinggi Tibet yang mengandung virus kuno, yang belum pernah terdeteksi sebelumnya. Menurut para peneliti, es membeku setidaknya 14.400 tahun yang lalu.

Kendati demikian, ini hanya ramalan. Dengan antisipasi dan perkembangan sains untuk tujuan baik, semua yang diramalkan bisa saja terpatahkan. Lagi pula, seharusnya kita percaya Tuhan, bukan pada ramalan bukan?



Simak Video "Before-After Kastil Gaziantep Dihantam Gempa Turki"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT