2.500 Anjing Laut Maut Ditemukan Mati Misterius di Pantai Rusia

2.500 Anjing Laut Maut Ditemukan Mati Misterius di Pantai Rusia

ADVERTISEMENT

2.500 Anjing Laut Maut Ditemukan Mati Misterius di Pantai Rusia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 06 Des 2022 16:45 WIB
Jakarta -

Sekitar 2.500 ekor anjing laut jenis langka, ditemukan mati massal di pantai Laut Kaspia di Rusia. Ilmuwan pun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi kepada mereka.

Seperti dikutip detikINET dari Guardian, otoritas setempat awalnya mengabarkan ada 700 ekor anjing laut ditemukan sudah mati. Namun kemudian, Kementerian Lingkungan Rusia menambah jumlah yang mati itu menjadi 2.500 ekor.

Anjing laut kaspia, demikian sebutannya, adalah satu-satunya mamalia yang ditemukan di Laut Kaspia dan sejak 2008 dikategorikan terancam kepunahan oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Jumlah anjing laut yang mati kemungkinan terus bertambah. Penyebab kematiannya memang belum dapat dipastikan, akan tetapi kecenderungannya alami, bukan karena ulah manusia atau yang lainnya.

Berdasarkan kondisi jasad, Kementerian Lingkungan Rusia memperkirakan waktu kematian adalah sekitar 2 minggu yang lalu. "Tidak ada tanda-tanda kematian dengan kekerasan, tidak ada jaring yang tertinggal," kata mereka.

Saat ini, otoritas berpatroli di sepanjang pantai untuk mencaritahu apakah masih ada anjing laut yang mati. Sementara sampel dari jasad itu akan diteliti untuk memastikan apa yang membuat mereka mati.

Anjing laut kaspia makin menurun populasinya dari waktu ke waktu karena diburu berlebihan, rusaknya habitat sampai terdampak oleh fenomena perubahan iklim akhir-akhir ini. Saat ini menurut pihak Rusia, untungnya jumlah anjing laut itu lumayan masih stabil antara 270 ribu sampai 300 ribu ekor.

Hewan ini makanan utamanya adalah ikan dan bisa tumbuh sampai 1,6 meter panjangnya dan berat sampai 100 kilogram. Di habitatnya, anjing laut ini sebenarnya adalah hewan teratas dan tidak punya musuh alami.

(fyk/fyk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT