Vibranium Rahasia Peradaban Maju Wakanda, Adakah di Dunia Nyata?

Vibranium Rahasia Peradaban Maju Wakanda, Adakah di Dunia Nyata?

ADVERTISEMENT

Vibranium Rahasia Peradaban Maju Wakanda, Adakah di Dunia Nyata?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 01 Des 2022 19:00 WIB
A scene from Marvel Studios Black Panther: Wakanda Forever. Photo courtesy of Marvel Studios. © 2022 MARVEL.
Vibranium menjadi sumber daya penting di Wakanda, adakah senyawa sejenis di dunia nyata? Foto: Courtesy of Marvel Studios/Marvel Studios
Jakarta -

Di film Black Panther, diceritakan Wakanda yang merupakan bangsa dengan peradaban maju dan canggih. Vibranium adalah salah satu alasannya. Sebab, vibranium digunakan untuk berbagai hal seperti senjata hingga kostum Black Panther.

Namun, adakah vibranium di dunia nyata? Atau setidaknya yang mirip-mirip deh? Profesor James Kakalios penulis 'The Physics of Superheroes' memberikan penjelasannya. Dijabarkan olehnya, vibranium digambarkan sebagai bahan yang menyerap vibrasi atau getaran.

"Jadi jika kamu memukulnya, itu akan menyerap energi dan, mungkin, berdampak sesuatu," ujarnya sebagaimana melansir Inverse.

Menurut Kakalios, vibranium sebagian besar (dalam konteks perisai Captain America) mungkin perpaduan dari baja dan vibranium. Baja membuat perisai kokoh, tetapi Vibranium menjaga kekuatan dari pukulan berat tersebut agar tidak berpindah ke Captain America. Bahan-bahan tersebut bekerja bersama-sama, sehingga memungkinkan Captain America melindungi dirinya dengan perisai dan menggunakannya sebagai senjata.

Lebih lanjut, elemen kunci vibranium adalah caranya menyerap getaran. Kakalios merujuk ke adegan tertentu di The Avengers di mana palu Thor, Mjolnir, mengenai perisai Captain America dan menghasilkan kilatan cahaya yang terang. Bisa jadi, telah terjadi konversi energi dari getaran menjadi cahaya.

Untuk mengilustrasikan perilaku sesuatu seperti vibranium, Kakalios menyebutkan contoh ketika kita menjatuhkan bola bowling dari jendela. Jika kita menjatuhkan bola bowling di trotoar, itu akan retak. Namun, jika kita menjatuhkannya di atas pasir, kita hanya akan mendapatkan kawah di pasir.

"Itu karena pasir, terdiri dari butiran yang bebas bergerak, energi dari bola bowling yang jatuh dengan cepat menyebar ke banyak butiran pasir," kata Kakalios.

"Fakta bahwa pasir memiliki banyak derajat kebebasan yang berbeda dan dapat menyebarkan energi dengan mudah membuatnya menjadi peredam kejut yang sangat baik," sambungnya.

Jadi, apakah itu berarti kita harus memiliki perisai yang terbuat dari...pasir? Ya bukan begitu sih, ini hanya sebuah contoh dari sifat dari vibranium yang mirip-mirip pasir. Tapi jika bicara soal bahan yang lebih kuat, Kakalios memberikan jawaban lain.

"Baja, timah, hal-hal seperti itu memiliki ketahanan tertentu terhadap peluru karena atom yang terlibat sangat besar dan berat sehingga membutuhkan banyak energi untuk memindahkannya," jabar Kakalios.

"Kevlar menggunakan atom yang lebih ringan, tetapi karena beberapa zat kimia unik dan cara mereka semua mengunci bersama dalam struktur yang sangat kaku, sangat sulit untuk memutuskan ikatan itu dan membuat atom lepas," sambungnya.

Yang lebih kuat dari Kevlar adalah graphene, ini terdiri dari atom karbon terikat. Graphene sangat tipis dan mampu lebih tahan peluru daripada baja saat dilapisi. Graphene adalah bahan yang sangat kuat. Namun pada akhirnya, ternyata cukup sulit untuk menemukan bahan yang mirip-mirip vibranium.



Simak Video "'Black Panther: Wakanda Forever' Masih Perkasa di Box Office"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT