Apakah Ada Kehidupan Sebelum Era Manusia?

Apakah Ada Kehidupan Sebelum Era Manusia?

ADVERTISEMENT

Apakah Ada Kehidupan Sebelum Era Manusia?

tim detikINET - detikInet
Selasa, 08 Nov 2022 07:45 WIB
Editable vector silhouettes of cavemen hunters on patrol
Apakah Ada Kehidupan Sebelum Era Manusia? Foto: (Getty Images/iStockphoto/AdrianHillman)
Jakarta -

Adakah kehidupan maju di Bumi sebelum era manusia muncul? Pertanyaan ini sebenarnya sering menjadi hal yang menarik untuk dibahas, sebab ada yang mengatakan bahwa bisa jadi ada manusia sebelum peradaban kita dimulai namun hancur dan digantikan oleh kita.

Adam Frank, Professor of Astrophysics di University of Rochester, memberikan pandangannya mengenai hal ini dalam sebuah tulisan di The Atlantic. Pertama, kita bisa mengira-ngira soal keberadaan peradaban sebelum kita melalui penelusuran bekas atau puing-puing bangunan yang ada.

"Ketika bicara tentang bukti langsung dari peradaban industri seperti kota, pabrik, dan jalan, catatan geologis tidak pernah melewati apa yang disebut Periode Kuarter pada 2,6 juta tahun yang lalu. Misalnya, bentangan permukaan kuno berskala besar tertua terletak di Gurun Negev. Ini pun 'baru' berusia 1,8 juta tahun," ujar Prof Frank.

Prakiraan tentang keberadaan manusia pertama di Bumi memang masih dipertanyakan. Namun, diyakini manusia (purba) hadir pada periode Kuarter atau pada akhir era Neozoikum.

Tapi, jika kita mencoba menelusur lebih jauh -- katakanlah memang ada kehidupan sebelum kita -- kemungkinan bangunan tersebut kini sudah berubah menjadi debu.

Lantas apa yang bisa dijadikan patokan untuk mencari bukti keberadaan kehidupan sebelum manusia? Mungkin saja bisa dilakukan penelitian pada sedimen yang ada di Bumi. Akan tetapi, siapa yang bisa memastikan berapa lama sedimen ini mampu bertahan?

Prof Frank menambahkan, selain sedimen, bukti keberadaan manusia sebelum kita bisa saja ditelusur dari jejak emisi yang dilepaskan ke Bumi. Yang menarik, pada 56 juta tahun yang lalu, Bumi melewati Paleocene-Eocene Thermal Maximum (PETM). Selama PETM, suhu rata-rata planet naik setinggi 15 derajat Fahrenheit di atas apa yang kita alami hari ini. Bahkan, suhu musim panas yang khas di kutub mencapai hampir 70 derajat Fahrenheit. Akan tetapi, tidak bisa disimpulkan ini karena adanya aktivitas dari peradaban lama.

"Apakah peristiwa ini merupakan indikasi dari peradaban industri sebelumnya? Hampir pasti tidak," tutupnya.



Simak Video "Belajar Sejarah dari Pameran Kampung Purba"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT