Predator Mata Tiga Intai Lautan 500 Juta Tahun Silam

Predator Mata Tiga Intai Lautan 500 Juta Tahun Silam

ADVERTISEMENT

Predator Mata Tiga Intai Lautan 500 Juta Tahun Silam

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 01 Nov 2022 05:40 WIB
Hewan mata tiga
Predator Mata Tiga Intai Lautan 500 Juta Tahun Lalu. Foto: New Scientist
Jakarta -

Seekor hewan bermata tiga dengan sirip seperti sayap pernah berenang di laut dangkal. Ia punya kemampuan persepsi visual yang tinggi untuk berburu hewan laut yang lebih kecil.

Stanleycaris hirpex demikian nama hewan tersebut, hidup di Zaman Kambrium sekitar 500 juta tahun lalu. Ini adalah hewan pertama dengan tiga mata yang dikenal di antara arthropoda, kelompok hewan serangga, arakhnida, dan krustasea. Tetapi para peneliti yang menggambarkannya berpikir mungkin ada hewan mata tiga lain yang mata ketiganya diabaikan.

S. hirpex kira-kira seukuran tangan manusia dan memiliki dua mata yang menonjol dengan ratusan lensa di setiap sisi kepalanya, ditambah mata ketiga yang jauh lebih besar di tengahnya.

"Hidup di antara hewan yang seukuran jari, ia mungkin menggunakan sistem visual canggihnya untuk mengejar mangsa yang bergerak cepat," kata Joseph Moysiuk dari University of Toronto, Kanada, dikutip dari New Scientist.

"Ini agak menarik bahwa ketika kita melihat evolusi predator pertama, kita juga melihat evolusi sistem sensorik yang kompleks di mana kita memiliki mata yang berbeda, mungkin melakukan tugas yang berbeda untuk organisme," sambungnya.

Moysiuk dan rekan-rekannya baru-baru ini menyelidiki ratusan fosil S. hirpex yang terawetkan dengan sangat baik yang digali dari Kambrium Burgess Shale di Canadian Rockies of British Columbia.

Banyak dari 268 spesimen mereka bahkan memiliki jaringan lunak yang utuh, termasuk otak, saraf, dan bahan reflektif dalam sistem visual mereka.

"Ketika Anda membelah salah satu batu ini, Anda dapat melihat mata mereka bersinar meski sudah berusia 506 juta tahun, di bawah sinar Matahari. Jadi cukup jelas sejak kami pertama kali melihat organisme yang memiliki tiga mata," kata Moysiuk.

Hewan-hewan itu memiliki 17 segmen tubuh, dua pasang bilah kaku di sepertiga bagian bawah tubuhnya dan cakar berduri yang mungkin bisa menyapu mangsa tepat ke rahangnya yang bergigi. "Ini adalah hewan yang cukup ganas," katanya.

Moysiuk berpikir mata tengah yang besar dikombinasikan dengan dua mata lateral mungkin merupakan bentuk umum dari invertebrata awal, sebelum berkembang menjadi dua atau lebih mata berpasangan pada spesies selanjutnya.

Misalnya, Lyrarapax yang berusia 520 juta tahun, yang berasal dari kelompok arthropoda awal yang sama yang disebut radioodont, memiliki struktur serupa di dahinya yang mungkin berupa mata.

Temuan baru ini menambah profil fisik radioodont yang umumnya aneh. Radiodon sering memiliki sepasang mata yang menonjol dari tangkai dan pelengkap yang panjang dan berbentuk aneh.



Simak Video "Bupati Langkat Soal Satwa Dilindungi di Rumahnya: Demi Tuhan Itu Titipan!"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT