Malas Mandi? Coba Nih, Mesin Cuci Manusia

Malas Mandi? Coba Nih, Mesin Cuci Manusia

ADVERTISEMENT

Malas Mandi? Coba Nih, Mesin Cuci Manusia

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 01 Nov 2022 09:00 WIB
Jakarta -

Mandi di bathtub penuh dengan gelembung busa atau bertabur kelopak mawar dan lilin aromatherapy bisa memanjakan kalian setelah hari yang melelahkan. Nah, teknologi yang satu ini menawarkan kemewahan dan kenikmatan berkali lipat dari itu.

Para ilmuwan di Jepang sedang mengembangkan "mesin cuci manusia". Mesin ini membersihkan tubuh penggunanya sambil memutar video hiburan yang dipilihkan oleh kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari Daily Mail, mesin mandi ultrasonik ini akan membersihkan si pengguna dengan air berkecepatan tinggi yang mengandung gelembung udara sangat halus untuk menghilangkan kotoran dari pori-pori.

Dikembangkan oleh Science, perusahaan teknologi yang berbasis di Osaka, produk yang dijuluki "Project Usoyaro" ini diperkirakan akan selesai pada tahun 2024, dan dijadwalkan memulai debutnya di Osaka Expo 2025.

"Fungsi produk ini tak hanya membersihkan tubuh tetapi juga 'pikiran' agar lebih rileks dan senyaman mungkin bagi penggunanya," kata juru bicara Science.

Jadi apa yang dilakukan mesin cuci manusia? Pengguna duduk di kursi mandi dan disiram dengan air dan gelembung mikro yang menghilangkan kotoran dari pori-pori kulit mereka.

Sebuah sensor juga terpasang di kursi yang terhubung ke elektrokardiograf, mengukur detak jantung mereka. Para peneliti saat ini menggunakan akat tersebut untuk memantau keadaan sistem saraf pengguna, dan melihat seberapa santai mereka saat menonton video yang ditampilan pada layar tahan air di mesin tersebut.

Mesin cuci manusiaMesin cuci manusia. Foto: Science

Data ini akan digunakan untuk melatih AI yang akan dapat secara otomatis memilihkan konten yang paling menenangkan bagi pengguna.

Project Usoyaro sebenarnya bukan teknologi baru. Produk ini terinspirasi oleh mesin serupa berbentuk seperti telur yang diciptakan Sanyo Electric dan dipamerkan di Paviliun Osaka pada Expo Osaka 1970.

Ketua Science, Yasuaki Aoyama, menghadiri pameran ketika ia berusia 10 tahun dan terpesona oleh penemuan itu. Sanyo kemudian menerapkan teknologi ini pada mesin cucinya yang merupakan yang pertama di pasar domestik.

Meskipun teknologi ini selalu mengusik pikirannya, motivasi Aoyama menciptakan teknologi untuk mandi ini lebih bersifat personal. Salah satu putrinya menderita radang kulit yang disebabkan oleh klorin dalam air keran, yang berarti dia tidak bisa mandi seperti orang lain.

Sekitar 20 tahun yang lalu, dia meminta seorang teman untuk mengembangkan kepala pancuran yang dapat diisi dengan bahan kimia yang menghancurkan klorin saat air melewatinya.

Ini sangat membantu putrinya, dan Aoyama ingin membuat sistem mandi yang dapat membantu orang lain dengan kondisi serupa. Dia mempelajari bahwa gelembung halus yang diciptakan oleh gelombang ultrasound digunakan untuk membersihkan komponen elektronik.

Setelah beberapa tahun dalam pengembangan, Aoyama pun menghadirkan teknologi pencucian yang menghasilkan gelembung dengan diameter hanya tiga mikrometer, dan menghilangkan kotoran dan klorin dari kulit.

Dia mendirikan Science pada tahun 2007, yang menjual produk kepala pancuran bernama Mirable. Produknya ini digunakan baik di rumah maupun di rumah sakit di seluruh dunia.

[Gambas:Youtube]



(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT