Kejutan! Bulan Terbentuk Cuma Hitungan Jam Setelah Tabrakan Dahsyat

ADVERTISEMENT

Kejutan! Bulan Terbentuk Cuma Hitungan Jam Setelah Tabrakan Dahsyat

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 06 Okt 2022 19:45 WIB
A Supermoon rises in the night sky in Beijing, Thursday, Aug. 11, 2022. (AP Photo/Ng Han Guan)
Bulan Terbentuk Cuma Hitungan Jam Setelah Tabrakan Dahsyat. Foto: AP/Ng Han Guan
Jakarta -

Miliaran tahun lalu, versi Bumi kita sangat berbeda dengan zaman sekarang. Planet ini pernah ditabrak objek seukuran Mars, yang disebut Theia, dan dari tabrakan itu terbentuklah Bulan.

Pembentukan Bulan hingga saat ini masih menjadi teka-teki ilmiah yang terus dipelajari para peneliti selama beberapa dekade. Namun hingga saat ini, masih belum ada jawaban yang meyakinkan. Sebagian besar teori mengklaim Bulan terbentuk dari puing-puing tabrakan ini, menyatu di orbit selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Sebuah simulasi terbaru mengajukan teori yang berbeda. Bulan mungkin terbentuk dengan cepat, hanya dalam hitungan, ketika material dari Bumi dan Theia meluncur langsung ke orbit setelah terjadi tumbukan.

"Temuan ini membuka berbagai kemungkinan tempat awal baru untuk evolusi Bulan," kata Jacob Kegerreis, peneliti postdoctoral di Ames Research Center NASA di Silicon Valley, California, dan penulis utama studi yang dirilis di The Astrophysical Journal Letters ini.

"Awalnya kami tidak tahu persis apa hasil dari simulasi resolusi tinggi ini. Sangat menarik mengetahui bahwa hasil studi terbaru ini dapat mencakup satelit mirip Bulan yang ada di orbit," sambungnya seperti dikutip dari situs resmi NASA, Kamis (6/10/2022).

Simulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa yang paling rinci dari jenisnya, beroperasi pada resolusi tertinggi dari setiap simulasi yang dijalankan untuk mempelajari asal-usul Bulan atau dampak raksasa lainnya.

Kekuatan komputasi ekstra ini menunjukkan bahwa simulasi resolusi rendah dapat kehilangan aspek penting dari jenis tabrakan ini, memungkinkan peneliti untuk melihat perilaku baru yang muncul dengan cara yang tidak dapat dilihat oleh penelitian sebelumnya.

Di luar sekadar mempelajari lebih banyak tentang Bulan, studi ini dapat membawa kita lebih dekat untuk memahami bagaimana Bumi kita sendiri menjadi dunia yang menopang kehidupan seperti sekarang ini.

"Semakin kita belajar tentang bagaimana Bulan terbentuk, semakin banyak kita menemukan tentang evolusi Bumi kita sendiri," kata Vincent Eke, seorang peneliti di Durham University dan rekan penulis di makalah tersebut.

"Sejarah mereka saling terkait, dan dapat digaungkan dalam kisah planet lain yang diubah oleh tabrakan yang serupa atau sangat berbeda," tambahnya.

Kosmos dipenuhi dengan tabrakan objek semesta. Tumbukan adalah bagian penting dari bagaimana benda-benda planet terbentuk dan berevolusi. Di Bumi, kita tahu bahwa dampak dengan Theia dan perubahan lain sepanjang sejarahnya adalah bagian dari bagaimana ia dapat mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk kehidupan.

Semakin baik ilmuwan dapat mensimulasikan dan menganalisis apa yang berperan dalam tabrakan ini, semakin siap kita untuk memahami bagaimana sebuah planet dapat berevolusi menjadi layak huni seperti Bumi kita sendiri.

Video di bawah ini menunjukkan simulasi terbentuknya Bulan dari tumbukan benda yang bertabrakan dengan Bumi.

[Gambas:Youtube]



(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT