Gua Es Pelangi yang Cantik Tapi Mematikan

ADVERTISEMENT

Gua Es Pelangi yang Cantik Tapi Mematikan

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 08 Sep 2022 20:16 WIB
Gua Pelangi
Foto: Instagram @mathewnichols_photographer
Jakarta -

Foto gua es berwarna pelangi di kawasan Gunung Rainier, Amerika Serikat menjadi viral. Pihak taman nasional atau National Park Service (NPS) mengeluarkan peringatan keras: gua es pelangi mungkin terlihat cantik, tetapi bisa mematikan.

Fotografer alam Mathew Nichols baru-baru ini memotret gua es Gunung Rainier yang terletak di negara bagian Washington, Amerika Serikat (AS). Saat Matahari mengenai atap gua es ini dari luar, cahayanya menembus langit-langit gua es sehingga menciptakan pemandangan berwarna cerah.

"Saya tidak percaya akan apa yang saya lihat. Saya pergi ke Gunung Rainier secara khusus untuk menjelajahi gua es dan tidak pernah membayangkan tampilannya sangat berwarna," tulis Nichols dalam postingan di akun Instagramnya.

"Saya tidak mengedit warnanya sama sekali pada gambar yang saya bagikan ini. Gua itu benar-benar penuh warna," ujarnya.

[Gambas:Instagram]

Gambar-gambar itu menjadi viral dan dibagikan secara luas di berbagai platform media. Namun, betapapun indahnya gua es, NPS memperingatkan bahwa yang terbaik adalah menghindarinya.

"Untuk memperjelas, yang tampak pada foto itu adalah saluran air lelehan yang mengalir di bawah ladang salju abadi (salju yang bertahan sepanjang musim panas)," kata NPS dalam pernyataannya yang dikutip dari IFL Science, Kamis (8/9/2022).

"Kami sangat tidak menyarankan pengunjung mendekati atau memasuki gua es atau saluran air yang meleleh karena rawan runtuh secara spontan karena pencairan, dan pencairan berlangsung cepat sepanjang tahun ini. Runtuh, atau jatuhnya es dan batu bisa berakibat fatal atau menyebabkan cedera serius bagi mereka yang menjelajah di dalam atau di dekat pintu masuk," lanjut mereka.

Mereka menambahkan, calon penjelajah juga berisiko terkena hipotermia karena kombinasi suhu udara dingin di dalam dan air lelehan yang lebih dingin yang mengalir dari ladang salju.

NPS mencatat bahwa Taman Nasional Gunung Rainier dulunya memiliki sejumlah gua es yang terkenal, tetapi mereka terpaksa menutupnya untuk umum pada 1980-an karena suhu yang memanas membuat gua tidak stabil.

Terutama selama bulan-bulan dengan suhu hangat di ketinggian yang lebih rendah, sering terjadi bongkahan es seukuran mobil kecil jatuh di dalam gua, kadang-kadang dengan konsekuensi yang tragis.

Di tempat lain di Washington, gua es yang runtuh sebelumnya terbukti mematikan. Pada Juli 2015, satu orang tewas dan lima orang lainnya terluka setelah sebuah gua es runtuh sebagian di Hutan Nasional Gunung Baker-Snoqualmie dekat Seattle.

Kecelakaan lain terjadi di gua yang sama pada tahun 2010 ketika seorang gadis berusia 11 tahun tewas oleh bongkahan es yang jatuh. Mengingat AS baru saja melewati musim panas yang sangat terik, gua es ini mungkin lebih berisiko daripada biasanya.



Simak Video "Potret Dua Pelangi yang Iringi Kepergian Ratu Elizabeth II"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT