Fenomena Langit September 2022: Full Moon - Matahari di Khatulistiwa

ADVERTISEMENT

Fenomena Langit September 2022: Full Moon - Matahari di Khatulistiwa

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 31 Agu 2022 13:30 WIB
Jakarta -

Memasuki bulan September sebentar lagi, deretan pertunjukan langit sudah bersiap muncul. Buat kalian para pencinta astronomi, pasti tidak ingin terlewat.

Berikut ini fenomena langit September 2022 berdasarkan kalender astronomi yang dikutip dari Sea Sky, catat tanggalnya.

10 September - Full Moon

Full Moon atau Bulan purnama akan terletak di sisi berlawanan dari Bumi karena Matahari dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi. Bulan purnama ini dikenal oleh suku asli Amerika awal sebagai Bulan Jagung karena jagung dipanen di sekitar waktu ini sepanjang tahun.

Nama lain dari Bulan purnama ini juga dikenal sebagai Harvest Moon. Harvest Moon adalah Bulan purnama yang terjadi paling dekat dengan ekuinoks September setiap tahun.

16 September - Neptunus di Oposisi

Neptunus akan berada pada pendekatan terdekatnya dengan Bumi dan wajahnya akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Planet raksasa biru ini akan menjadi lebih terang dibandingkan waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam.

Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Neptunus, karena jaraknya yang ekstrem dari Bumi. Ia hanya akan muncul sebagai titik biru kecil di semua teleskop kecuali yang paling kuat.

23 September - Ekuinoks September

Saat ekuinoks September, Matahari akan bersinar langsung di khatulistiwa. Pada peristiwa ini akan terjadi waktu siang dan malam yang hampir sama di seluruh dunia.

Ekuinoks juga menjadi penanda hari pertama musim gugur (ekuinoks musim gugur) di belahan Bumi utara dan hari pertama musim semi (ekuinoks musim semi) di belahan Bumi selatan.

25 September - Bulan Baru

Bulan akan berada di sisi Bumi yang sama dengan Matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Fase ini adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati objek redup seperti galaksi dan gugusan bintang karena tidak ada cahaya Bulan yang mengganggu.

26 September - Jupiter di Oposisi

Jupiter akan berada pada posisi terdekatnya dengan Bumi dan "wajahnya" akan sepenuhnya diterangi oleh Matahari. Planet raksasa ini akan menjadi lebih terang daripada waktu lainnya sepanjang tahun dan akan terlihat sepanjang malam.

Ini adalah waktu terbaik untuk melihat dan memotret Jupiter beserta bulan-bulannya. Teleskop berukuran sedang, cukup bisa menunjukkan beberapa detail di pita awan Jupiter.

Teropong dengan kemampuan lebih baik lagi, memungkinkan kita melihat empat bulan terbesar Jupiter, muncul sebagai titik terang di kedua sisi planet ini.

[Gambas:Youtube]



(rns/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT