Cahaya Terang Misterius Muncul di Israel, Terlihat oleh Astronaut

Cahaya Terang Misterius Muncul di Israel, Terlihat oleh Astronaut

ADVERTISEMENT

Cahaya Terang Misterius Muncul di Israel, Terlihat oleh Astronaut

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 27 Agu 2022 05:46 WIB
Cahaya super terang misterius di Israel
Astronaut Temukan Cahaya Super Terang Misterius di Israel Foto: Twitter/AstroSamantha
Jakarta -

Saat melihat Bumi dari stasiun luar angkasa (ISS) pada malam hari, astronaut bisa menikmati lautan cahaya di perkotaan. Tapi cahaya terang seperti itu sangat jarang ditemukan di siang hari.

Karena itu, astronaut European Space Agency Samantha Cristoforetti terkejut saat melihat sebuah titik yang sangat cerah di tengah gurun.

Dalam cuitannya di Twitter, Cristoforetti membagikan tiga foto yang memperlihatkan titik di kejauhan di tengah lanskap gurun yang berwarna coklat.

"Pemandangan yang menarik! Sebuah titik cerah di gurun Negev. Sangat tidak biasa melihat cahaya buatan manusia saat melintas di siang hari," kata Cristoforetti dalam cuitannya, seperti dikutip dari Cnet, Sabtu (27/8/2022).

Meski terlihat sangat unik dan tidak biasa, cahaya misterius ini setelah diselidiki bukan berasal dari alien atau fenomena alam aneh lainnya. Cristoforetti menjelaskan cahaya itu datang dari pembangkit listrik tenaga surya.

"Ini adalah pembangkit listrik tenaga surya terkonsentrasi, salah satu teknologi untuk mendapatkan energi terbarukan dari matahari," jelas Cristoforetti.

"Dengan salah satu menara tenaga surya tertinggi di dunia," sambungnya.

Gurun Negev di Israel ternyata merupakan lokasi pembangkit listrik tenaga panas matahari Ashalim. Pembangkit listrik ini mengandalkan lautan cermin untuk memusatkan sinar matahari ke arah menara setinggi 250 meter. Seperti ini penampakan pembangkit listrik Ashalim dari darat.

A view shows the solar tower of Israel's Ashalim power station surrounded by panels, in the Negev desert near the kibbutz of Ashalim on August 20, 2022. - The 240-meter tower is part of a 121-megawatt solar thermal power plant which concentrates the sun's heat from thousands of small mirrors onto a boiler mounted on the tower, the latter producing high-temperature steam used to generate electricity. (Photo by MENAHEM KAHANA / AFP) (Photo by MENAHEM KAHANA/AFP via Getty Images)Foto: AFP via Getty Images/MENAHEM KAHANA

Pembangkit listrik ini memiliki lebih dari 50.000 panel heliostat atau cermin yang bisa memantulkan sinar matahari. Karena jumlahnya yang sangat besar dan luas, cahaya matahari yang dipantulkan sampai bisa dilihat dari luar angkasa.

Astronaut yang tinggal dan bekerja di ISS memang memiliki banyak kesempatan untuk mengamati Bumi, baik di siang hari atau malam hari. Karena ISS terus berputar di orbit, astronaut bisa mengamati 16 matahari terbit dan matahari tenggelam dalam sehari.



Simak Video "Cara Kerja Kabinet Pengubah Gravitasi untuk Riset Luar Angkasa China"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT