Video sebuah mobil Toyota Calya berpelat nomor D-1640-AHB yang nekat melawan arus di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, viral di media sosial. Aksi berbahaya tersebut memicu kemarahan warganet karena pengemudi disebut menabrak sejumlah kendaraan, termasuk sepeda motor yang ditumpangi satu keluarga.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Dalam video yang beredar di Instagram, TikTok, dan X, mobil berwarna hitam itu terlihat melaju ugal-ugalan saat kondisi lalu lintas sedang padat.
Video insiden ini langsung menjadi trending topic di berbagai platform. Kata kunci seperti 'Calya Gunung Sahari', 'Plat D', hingga 'lawan arus Jakarta' ramai diperbincangkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak warganet mengecam tindakan pengemudi karena dinilai membahayakan keselamatan orang lain, terlebih melibatkan anak kecil dan bayi.
"Macet itu resiko,bukan alasan buat lawan arah.. Bahayain nyawa orang lain dan diri sendiri,parah!!... tuntut ganti rugi juga tuh orang," kata @Choco_Cashew_.
"kalau di amerika udah halal buat di dor langsung pengemudi nya tuh.. udah membahayakan banyak orang," ujar @meow_leader2.
"Padahal yg bikin macet ya dirinya sendiri juga.. makanya naik transum, biarpun kena macet garaΒ² kendaraan pribadi, tapi seenggaknya rameΒ² sama penumpang yg lain," tutur @f___yp.
"Yg gue bingung itu kan di dlm ada cewe ya, apa dia ga takut kaya dibawa mati sama org gila gtu?? Buset ajal depan mata bgt jir itu mah, segala lawan arah trs nabrakin ke mana2. Hadehh, gws sih kata gue," ujar @cutelattesz.
"Hadeuh bodoh dipelihara,. Jadi merugikan orang lain kan,. Ganti rugi tuh semua kerugian klo bisa di-ban dri berkendara selamanya,. Keliatan nih gak bisa taat aturan atau ada yg disembunyikan jangan2," ujar @FighterShe79631.
Kronologi
Dilansir detiknews, sebelum peristiwa terjadi, mobil yang dikendarai pria berinisial HM berjalan dari arah utara ke selatan.
"Sesampainya di dekat Halte Lapangan Banteng, pada saat hendak diberhentikan oleh petugas, kendaraan tersebut tetap melaju dan terus berjalan ke arah selatan di Jalan Gunung Sahari," kata Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Arry Utomo.
Setiba di depan Jalan Gunung Sahari IV, kendaraan berbelok ke kiri memasuki Jalan Gunung Sahari IV dan melaju ke Jalan Bungur Besar Raya.
"Dan berbelok ke kiri di Jalan Bungur Besar Raya Arah Utara. Sesampainya di Jalan Gunung Sahari V, kendaraan tersebut berbelok ke kiri melawan arah ke arah timur," sebutnya.
Kendaraan terus melaju hingga ke Simpang MBAL dan terus ke arah Jalan Dr Sutomo ke arah timur. Sesampai di dekat Hotel Bintang Baru, kendaraan berputar arah ke arah barat
"Hingga kembali ke Simpang MBAL dan berbelok ke kiri ke Jalan Gunung Sahari arah utara hingga sampai di Simpang Pintu Besi," ucapnya.
Kendaraan lalu berputar arah dengan melawan arah di Jakan Gunung Sahari arah selatan hingga berhenti di dekat Halte Golden Truly. Kendaraan dihentikan oleh massa.
"Pengendara berikut kendaraannya dapat diamankan di Polres Jakarta Pusat," pungkasnya.
Karena aksinya dianggap membahayakan, massa yang sebagian besar pengemudi ojek online dan warga sekitar mengejar kendaraan tersebut. Mobil dikepung dan mengalami kerusakan di sejumlah bagian, termasuk kaca belakang pecah dan bodi penyok.
Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan massa. Petugas kemudian berhasil mengamankan pengemudi berinisial HM (25), warga Sidoarjo, Jawa Timur, beserta satu penumpang perempuan dari amuk warga.
Keduanya dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga melakukan tes kesehatan dan tes urine guna memastikan tidak ada pengaruh alkohol maupun narkoba.
Selain dugaan pelanggaran lalu lintas dan tabrak lari, polisi juga mendalami kemungkinan penggunaan pelat nomor palsu. Mobil Toyota Calya tersebut kini diamankan sebagai barang bukti.
Hingga Kamis pagi (26/2/2026), pengemudi belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti tambahan untuk menentukan pasal yang akan dikenakan.
Lihat juga Video 'Viral Pemobil Lawan Arah Tak Terima Ditegur Oleh Pelajar di Gowa Sulsel':

