10 Eksperimen Luar Angkasa yang Paling Aneh

ADVERTISEMENT

10 Eksperimen Luar Angkasa yang Paling Aneh

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 18 Agu 2022 18:11 WIB
Foto Luar Angkasa NASA Paling Menakjubkan
10 Eksperimen Luar Angkasa yang Aneh. Foto: NASA
Jakarta -

Manusia melakukan berbagai eksperimen yang mengeksplorasi luar angkasa. Beberapa eksperimen terbukti bermanfaat dalam membantu kita lebih memahami alam semesta. Namun ada juga yang sepertinya kurang berguna.

Eksperimen yang dilakukan bermacam-macam dan banyak yang aneh. Berikut ini sepuluh eksperimen luar angkasa seperti dikutip dari List Verse, Kamis (18/8/2022).

1. Mawar berbeda aroma

Pada 1998, NASA bermitra dengan International Flavours and Fragrances (IFF) untuk mempelajari dampak gaya berat mikro pada aroma bunga mawar. Mereka ingin mengembangkan parfum baru dari penelitian ini.

Ternyata, menempatkan mawar ke gaya berat mikro mengubah jumlah minyak atsiri yang dihasilkan mawar. Untuk diketahui, minyak atsiri mawar menghasilkan aroma bunga. Ketika mawar diuji di luar angkasa, ia menghasilkan lebih sedikit minyak, yang benar-benar mengubah aroma mawar.

Lalu IFF memutuskan untuk membuat parfum baru yang dinamai 'Zen' yang diproduksi oleh Shiseido Cosmetics berdasarkan eksperimen ini.

2. Membawa cacing

Pesawat ulang-alik Columbia meledak pada 2003 saat masuk kembali ke Bumi dan menewaskan seluruh kru. Saat membersihkan puing-puing, kru menemukan eksperimen mengandung cacing nematoda yang masih bisa diselamatkan.

Kelangsungan hidup cacing merupakan penemuan penting karena menunjukkan bahwa kehidupan dapat bertahan saat mendarat di planet lain tanpa terlindungi kapal luar angkasa.

Hal ini mungkin juga menjelaskan bagaimana kehidupan telah menyebar ke seluruh galaksi. Bahkan saat ini, cacing nematoda sedang dikirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk eksperimen dan pengamatan lebih lanjut.

3. Menguji anak kembar

Apa efek jangka panjang dari perjalanan luar angkasa? Itulah yang ingin diketahui para peneliti lewat eksperimen Studi Kembar. NASA pun mempelajari astronaut Mark Kelly dan saudara kembarnya yang identik, Scott Kelly.

Scott dikirim ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk menghabiskan hampir satu tahun penuh dalam gaya berat mikro. Ketika Scott mengambang, Mark ada di Bumi menyelesaikan percobaan yang sama.

Lewat eksperimen ini, 84 peneliti yang melakukan percobaan ini dapat melihat seberapa besar pengaruh gaya berat mikro terhadap tubuh manusia.

Beberapa perubahan itu antara lain: massa tubuh berkurang, bentuk mata berubah, sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, dan perubahan pada kromosom.

4. Satelit sumber listrik

Ilmuwan menginginkan satelit yang bisa menghasilkan listrik saat mereka ditarik melalui medan magnet Bumi oleh pesawat ruang angkasa. Namun upaya ini gagal.

Pesawat ulang-alik pertama hanya bisa melepaskan 840 kaki kabel sebelum akhirnya macet. Upaya kedua pada tahun 1996 lebih mendekati kesuksesan meski masih tidak sesuai harapan.

Pesawat Columbia berhasil melepaskan kabel sepanjang 12,2 mil sebelum putus, dan secara efektif melontarkan satelit ke luar angkasa.

Menurut NASA, sistem itu telah menghasilkan listrik, sekitar 3.500 volt dan 0,5 amp. Jadi, mungkin saja di masa depan menghasilkan sumber energi hijau selama peluncuran.

5. Menanam pohon

Jika kita ingin tinggal di Mars, kita harus bisa menanam makanan kita sendiri. Itulah tujuan dari eksperimen menanam pohon di luar angkasa.

Para peneliti dan astronaut sedang belajar menanam buah dan sayuran di luar angkasa untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan asupan makanan bergizi. Sejauh ini belum banyak yang mereka tanam. Para ilmuwan baru bisa menanam beberapa varietas selada, cabai, kol, sawi kale, dan bunga.

Halaman selanjutnya: Eksperimen air sampai tikus >>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT