Dipakai di Pemakaman, Teknologi Chatbot Bisa Ngobrol dengan Orang Meninggal

Dipakai di Pemakaman, Teknologi Chatbot Bisa Ngobrol dengan Orang Meninggal

ADVERTISEMENT

Dipakai di Pemakaman, Teknologi Chatbot Bisa Ngobrol dengan Orang Meninggal

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 20 Agu 2022 17:45 WIB
Teknologi
Dipakai di Pemakaman, Teknologi Chatbot Bisa Ngobrol dengan Orang Meninggal. Foto: Marina Smith
Jakarta -

Teknologi chatbot hologram yang digerakkan oleh artificial intelligence (AI) memungkinkan seorang wanita yang sudah meninggal berbincang dengan pelayat dan menjawab pertanyaan di pemakamannya sendiri.

Chatbot hologram akan berwujud orang yang sudah meninggal tampil seperti dalam video conference, dan menyambut para pelayat yang ingin memberikan penghormatan terakhir padanya. Ide ini memang terdengar tidak wajar tapi futuristik.

Dikutip dari IFL Science, teknologi ini dibuat oleh Stephen Smith untuk ibundanya Marina Smith MBE. Ia ingin menciptakan pengalaman video percakapan holografik dan memungkinkan juru Marina Smith "hadir" di tengah orang-orang yang melayatnya.

Marina Smith meninggal pada Juni lalu dan pemakamannya diadakan tak lama setelah itu di Nottinghamshire, Inggris. Semasa hidupnya, Marina Smith adalah juru kampanye Holocaust. Setelah kepergiannya, keluarganya berharap pesan-pesan yang kerap disuarakan Marina Smith berlanjut setelah kematiannya, dan chatbot holografik saat pemakamannya memungkinkan hal itu.

Stephen Smith menggunakan StoryFile, bot percakapan AI yang menggunakan 20 kamera dan rekaman subjek yang berbeda untuk membuat tiruan holografik digital yang dapat berinteraksi dengannya. Meski pengalaman itu didukung oleh AI, jawaban-jawaban yang diberikan atas pertanyaan sepenuhnya adalah kata-kata Marina Smith sendiri.

Untuk melakukan ini, subjek diwawancarai dan ditanyai banyak pertanyaan tentang kehidupan mereka (selama dia hidup, tentu saja). Data itu kemudian dimasukkan ke dalam StoryFile, yang akan memilih rekaman yang sesuai untuk diputar sebagai jawaban atas pertanyaan yang diajukan di pemakaman.

Dengan cara ini, AI tidak menjawab pertanyaan, melainkan hanya mengidentifikasi isyarat yang diberikan oleh audiens dan memilih jawaban yang sesuai.

Stephen Smith tidak berharap teknologi bisa membuat klon digital secara penuh, karena manusia terlalu kompleks. Namun, publik dapat membeli paket StoryFile. Jadi, di masa depan kita mungkin akan melihat lebih banyak hologram dari orang-orang yang sudah meninggal.



Simak Video "Mengapa Orang India Banyak yang Jadi Bos Teknologi? Ini Alasannya..."
[Gambas:Video 20detik]
(rns/agt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT