Ilmuwan: Manusia Bisa Hidup 130 Tahun atau Lebih

Ilmuwan: Manusia Bisa Hidup 130 Tahun atau Lebih

Aisyah Kamaliah - detikInet
Jumat, 01 Okt 2021 05:45 WIB
Father walking down hall with kids
Umur manusia tidak ada batasannya, secara teori. Foto: Thinkstock
Jakarta -

Secara teori manusia bisa hidup 130 tahun dan bahkan lebih. Selamat Jeff Bezos, mimpi Anda mungkin dapat berubah jadi kenyataan. Hal ini didasari dari riset terbaru yang dipublikasikan di jurnal Royal Society Open Science.

Batas umur manusia telah lama diperdebatkan. Studi terbaru ini kira-kira menyebutkan bahwa kita bisa hidup hingga 150 tahun dan/atau tidak ada usia teoretis maksimum untuk manusia. Intinya, mereka menganalisis data baru tentang supercentenarian yakni orang berusia 110 atau lebih, dan semi-supercentenarian, berusia 105 atau lebih.

Jika orang beranggapan risiko kematian umumnya meningkat setiap umur bertambah, analisis para peneliti menunjukkan bahwa risiko pada akhirnya tetap yakni dengan kemungkinan 50:50.

"Di atas usia 110 orang dapat berpikir untuk hidup satu tahun lagi hampir seperti melempar koin," kata Anthony Davison, seorang profesor statistik di Swiss Federal Institute of Technology in Lausanne (EPFL), yang memimpin penelitian.

"Jika 'koin' itu menunjukkan sisi kepala, maka Anda hidup sampai ulang tahun Anda berikutnya, dan jika tidak, maka Anda akan mati di titik tertentu tahun depan," katanya kepada AFP, Jumat (1/10/2021).

Berdasarkan data riset yang tersedia sejauh ini, tampaknya manusia dapat hidup hingga setidaknya 130 tahun, tetapi mengekstrapolasi dari temuan hal ini 'akan menyiratkan bahwa tidak ada batasan untuk umur manusia'. Kesimpulannya cocok dengan analisis statistik serupa yang dilakukan pada kumpulan data orang yang sangat tua.

"Tetapi penelitian ini memperkuat kesimpulan itu dan membuatnya lebih tepat karena lebih banyak data sekarang tersedia," jabar Davison.

Kumpulan data pertama yang dipelajari tim adalah materi yang baru dirilis dari Database Internasional tentang 'Umur Panjang', yang mencakup lebih dari 1.100 supercentenarian dari 13 negara. Yang kedua adalah dari Italia pada setiap orang yang berusia setidaknya 105 tahun antara Januari 2009 dan Desember 2015.

Akan tetapi, hanya karena manusia secara teoritis dapat mencapai 130 atau bahkan abadi, tidak berarti manusia akan mengalaminya dalam waktu dekat. Sebagai permulaan, analisis ini didasarkan pada orang-orang yang telah mencapai prestasi yang relatif langka untuk mencapai lebih dari 100. Bahkan pada usia 110, peluang Anda untuk mencapai 130 adalah...

"Sekitar satu dalam sejuta ... bukan tidak mungkin tetapi sangat tidak mungkin," ujar Davison.

"Tetapi dengan tidak adanya kemajuan medis dan sosial yang besar, usia lebih dari ini sangat tidak mungkin untuk diamati," tambahnya.

Tentu saja peranan medis yang mumpuni dapat membantu manusia untuk mencegah penyakit-penyakit yang bisa menyebabkan hal fatal, kematian. Tapi seperti kata orang bijak, umur adalah rahasia Tuhan dan menjalaninya dengan baik adalah cara menghargai pemberian Tuhan.

Untuk saat ini, orang tertua yang tercatat adalah wanita Prancis Jeanne Calment, yang meninggal pada tahun 1997 pada usia 122 tahun. Usianya yang sebenarnya adalah subyek dari beberapa kontroversi, dengan klaim kemungkinan penipuan, tetapi pada tahun 2019 beberapa ahli mengatakan tinjauan bukti mengkonfirmasi usianya.

Orang tertua yang masih hidup dan terverifikasi di dunia adalah Kane Tanaka dari Jepang, yang relatif 'muda' yaitu 118 tahun.



Simak Video "Cadangan Daya Rendah, Jepang Minta Masyarakatnya Hemat Listrik"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)