Puing Kapsul SpaceX Ditemukan Jatuh di Australia

ADVERTISEMENT

Puing Kapsul SpaceX Ditemukan Jatuh di Australia

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 04 Agu 2022 21:11 WIB
spacex nasa astronot kapsul crew dragon
Puing Kapsul SpaceX Ditemukan Jatuh di Australia Foto: SpaceX
Jakarta -

Potongan puing-puing sampah antariksa ditemukan di lahan pertanian di pegunungan Australia. Setelah laporan penemuan tersebut, badan antariksa Australia mengonfirmasi bahwa setidaknya salah satu objek tersebut merupakan potongan kapsul Dragon milik SpaceX.

Media Australia melaporkan ada tiga puing sampah antariksa yang ditemukan antara 14 dan 25 Juli, tersebar di wilayah Snowy Mountains di negara bagian New South Wales. Salah satu puing tersebut ditemukan dalam kondisi tertancap di tanah dan tingginya mencapai tiga meter.

Mick Miners dan Jock Wallace, dua peternak asal kota Dalgety, Australia yang menemukan puing-puing tersebut, langsung melaporkannya kepada Civil Aviation Safety Authority Australia. Tapi kemudian mereka disuruh melaporkannya langsung kepada NASA.

Untungnya, Miners dan Wallace tidak perlu repot-repot menghubungi NASA. Badan antariksa Australia (ASA) sudah berkoordinasi dengan pemerintah Amerika Serikat untuk mengidentifikasi rongsokan tersebut dan siapa pemiliknya.

Juru bicara ASA kemudian mengonfirmasi bahwa puing-puing tersebut berasal dari misi SpaceX. ASA juga meminta warga Australia untuk langsung melapor jika menemukan puing-puing serupa.

"Jika masyarakat menemukan puing-puing yang mencurigakan, mereka tidak boleh mencoba memegang atau mengambilnya. Mereka harus menghubungi hotline sampah luar angkasa SpaceX di 1-866-623-0234 atau recovery@spacex.com," kata juru bicara ASA seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (4/8/2022).

Puing-puing itu diyakini merupakan bagian dari bagasi kapsul Dragon. Bagian ini menyediakan daya listrik dan layanan penting lainnya untuk kapsul utama saat berada di orbit, tapi kemudian terpisah dari kapsul utama saat memasuki atmosfer.

Puing-puing kapsul Crew Dragon yang ditemukan di Australia kemungkinan merupakan bagian dari kapsul yang membawa misi Crew-1 yang berisi empat astronaut menuju stasiun luar angkasa ISS pada November 2020. Kapsul yang sama mengantarkan mereka kembali ke Bumi pada 2 Mei 2021.

Menurut ahli astrofisika Jonathan McDowell, Dalgety berada dekat dengan jalur reentry kapsul Crew Dragon pada 9 Juli 2021. Beberapa warga Australia melaporkan mendengarkan suara ledakan dan melihat objek yang bergerak dengan sangat cepat di langit pada tanggal tersebut.

Ahli astrofisika dari Australian National University, Brad Tucker mengatakan saat ini sudah ada diskusi tentang apakah SpaceX akan mengumpulkan puing-puing miliknya. Tucker mengatakan hal itu penting karena bisa terkait dengan pertanggungjawaban yang ditetapkan oleh pemerintah.

SpaceX sendiri belum mengakui atau mengklaim puing-puing tersebut. Tapi karena insiden ini tidak menimbulkan kerusakan atau korban jiwa, sepertinya pemerintah AS tidak perlu membayar denda kepada pemerintah Australia.



Simak Video "Potongan Pesawat SpaceX Jatuh ke Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT