Sungai Aare di Swiss Punya Ciri Khas Berwarna Biru, Ini Sebabnya

Sungai Aare di Swiss Punya Ciri Khas Berwarna Biru, Ini Sebabnya

Tim - detikInet
Sabtu, 28 Mei 2022 14:00 WIB
Aare River
Sungai Aare di Swiss Punya Ciri Khas Berwarna Biru, Ini Sebabnya. Foto: Wikipedia
Jakarta -

Sungai Aare di Swiss, tempat anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, terseret arus saat berenang, dikenal sebagai sungai yang indah dan memiliki ciri khas berwarna biru.

Perairan Swiss kebanyakan berwarna biru, hijau, atau toska, tergantung pada waktu dan musim. Warnanya yang indah dihasilkan dari partikel glasial yang dikenal sebagai "rock flour" yang merefleksikan sektor biru-hijau dari spektrum cahaya.

Partikel gletser kecil, tenggelam perlahan ke dasar. Kemurnian air Sungai Aare juga memungkinkan partikel-partikel ini mudah masuk dan membaur. Warna sungai dan danaunya disebut paling indah di musim semi, ketika berwarna pirus atau zamrud saat gletser mulai mencair.

Dikutip dari Got This Now, dengan timbulnya cuaca hangat, sebagian besar air di sungai-sungai di Swiss, termasuk Sungai Aare, berasal dari salju dan es yang mencair di pegunungan. Air ini diperkaya dengan mineral dari bebatuan di mana ia mengalir dan berubah menjadi warna pirus muda yang indah.

Sungai ini bermuara di Gletser Aare di Pegunungan Alpen Bernese di Kanton Bern, di bawah Finsteraarhorn dan barat Grimsel Pass, di bagian selatan-tengah Swiss. Saat Aare mengalir ke utara melewati Meiringen, sungai membelah Ngarai Aare yang indah. Setelah berbelok ke barat, ia meluas ke Danau Brienz yang glasial.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, sungai dan danau di Swiss memiliki kualitas air yang sangat baik, termasuk Sungai Aare. Hal ini telah dikonfirmasi oleh sampel air yang hasilnya menempatkan Sungai Aare dalam kategori "kualitas sangat baik" menurut Uni Eropa pada 2016. Ini jadi daya tarik sendiri bagi Sungai Aare agar orang tidak perlu khawatir jika secara tidak sengaja menelan air saat berenang di sana.



Simak Video "Sederet Usaha Tim Penyelamat Cari Eril di Sungai Aare"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/jsn)