Potret Matahari Dari Jarak Terdekat yang Orang Belum Pernah Lihat

ADVERTISEMENT

Potret Matahari Dari Jarak Terdekat yang Orang Belum Pernah Lihat

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 23 Mei 2022 22:20 WIB
Solar Orbiter
Foto: ESA
Jakarta -

Wahana Solar Orbiter menangkap gambar terbaru Matahari. Ada penampakan unik yang belum pernah terlihat sebelumnya, yaitu suar yang tampak kuat dan sepetak pola aneh yang membentang melintasi Matahari.

Penjelajahan terdekat pesawat ruang angkasa buatan Inggris itu ke Matahari, yang dikenal sebagai perihelion, terjadi pada 26 Maret 2022 lalu. Saat itu, Solar Orbiter masuk ke orbit Merkurius yang jaraknya sekitar sepertiga jarak dari Matahari ke Bumi.

Dikutip dari Daily Mail, Senin (23/5/2022) Solar Orbiter menangkap serangkaian gambar menakjubkan, termasuk pemandangan di kutub sang Surya dan beberapa suar Matahari. Temuan ini menjadi semakin penting karena bisa menggali lebih banyak tentang ancaman cuaca luar angkasa terhadap teknologi dan astronaut.

Hal menarik lainnya yang ditangkap wahana Solar Orbiter adalah pola mirip paku dari gas panas dan dingin yang menjangkau ke segala arah dan membentang melintasi Matahari.

Solar OrbiterFoto: ESA

Sangat menyenangkan melihat gambar dan rekaman yang luar biasa ini, yang paling dekat yang pernah kita lihat dari Matahari, ditangkap selama lintasan terdekat Solar Orbiter sejauh ini," kata Caroline Harper, Kepala Ilmu Luar Angkasa di Badan Antariksa Inggris.

"Kami sudah melihat beberapa data menarik yang dikembalikan dari instrumen sains di pesawat ruang angkasa buatan Inggris ini, membawa kami lebih dekat untuk memahami bagaimana peristiwa alam di permukaan Matahari berkontribusi pada cuaca luar angkasa," sambungnya.

Solar OrbiterFoto: ESA

Menurutnya, para peneliti tidak hanya belajar dari gambar yang dikirim oleh Solar Orbiter, tetapi juga dari apa yang 'terasa' saat semakin dekat dengan Matahari, termasuk semburan Matahari dan lontaran massa korona baru-baru ini.

Solar OrbiterFoto: ESA

Solar Orbiter, dalam penjelajahannya, membawa 10 instrumen sains. Sebanyak sembilan di antaranya, merupakan inisiatif negara-negara anggota Badan Antariksa Eropa dan satu oleh NASA. Semuanya bekerja sama untuk memberikan wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang cara kerja Matahari.

Solar OrbiterFoto: ESA

Tujuan utama pengorbit ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara Matahari dan heliosfer, gelembung besar ruang angkasa yang melampaui planet-planet Tata Surya kita.

Wilayah ini diisi dengan partikel bermuatan listrik, yang sebagian besar telah dikeluarkan oleh Matahari untuk membentuk angin Matahari. Pergerakan partikel-partikel ini, dan medan magnet Matahari, terkait dengan hal-hal yang menciptakan cuaca luar angkasa.



Simak Video "Pria Ngaku Dewa Matahari Alami Gangguan Jiwa, Kasusnya Dihentikan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT