Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Ngeri, China Bikin Senjata Senyap Pembunuh Satelit Starlink

Ngeri, China Bikin Senjata Senyap Pembunuh Satelit Starlink


Fino Yurio Kristo - detikInet

Roket Falcon 9 SpaceX membawa satelit internet Starlink
Satelit Starlink di luar angkasa. Foto: Space.com
Jakarta -

China mengembangkan teknologi militer yang suatu hari nanti dapat digunakan untuk mengganggu jaringan satelit seperti Starlink. Peneliti di Northwest Institute of Nuclear Technology (NINT), fasilitas penelitian yang terhubung dengan militer China di Xi'an, mengatakan telah membangun penggerak terkecil di dunia untuk senjata gelombang mikro berdaya tinggi (HPM).

Perangkat yang dikenal sebagai TPG1000Cs ini panjangnya sekitar empat meter dan berat sekitar lima ton, membuatnya jauh lebih kecil dari sistem sejenis. "Sistem ini telah menunjukkan operasi stabil selama satu menit terus-menerus, mengakumulasi sekitar 200.000 pulsa dengan kinerja konsisten," bunyi studi tersebut.

Hingga saat ini, sistem serupa yang diketahui hanya dapat beroperasi terus-menerus tidak lebih dari beberapa detik dan ukurannya jauh lebih besar, sehingga sulit dipasang pada sistem persenjataan yang lebih kecil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem TPG1000Cs dapat menghasilkan pulsa listrik mencapai 20 gigawatt. Jumlah ini jauh melebihi output sekitar 1 gigawatt yang menurut ahli dibutuhkan oleh senjata gelombang mikro berbasis darat untuk berpotensi mengganggu jaringan satelit orbit Bumi rendah (low-Earth-orbit) seperti Starlink.

Bagaimana cara kerjanya?

Dikutip detikINET dari Euro News, Amerika Serikat, Rusia, dan China semuanya menjajaki apakah teknologi gelombang mikro berdaya tinggi dapat dikembangkan menjadi senjata untuk mengganggu satelit.

ADVERTISEMENT

Menghancurkan satelit menggunakan senjata konvensional dapat menciptakan awan puing orbit yang besar yang dapat mengancam pesawat ruang angkasa lain, termasuk milik negara penyerang itu sendiri.

Nah, senjata gelombang mikro secara teoretis dapat melumpuhkan perangkat elektronik tanpa menciptakan puing yang signifikan. Hal ini menawarkan keuntungan strategis dan kemampuan untuk menyangkal keterlibatan karena kurangnya bukti fisik.

Senjata-senjata ini menyimpan energi listrik dan kemudian melepaskannya dalam ledakan tiba-tiba dan kuat. Pulsa ini dapat menghasilkan radiasi gelombang mikro intens yang dapat mengganggu fungsi elektronik. Studi ini diterbitkan dalam jurnal China High Power Laser and Particle Beams.

China telah menerbitkan sejumlah studi dalam beberapa tahun terakhir yang membahas perlunya mengembangkan cara untuk mengganggu konstelasi satelit besar, termasuk jaringan Starlink milik Elon Musk. Peneliti mengatakan terobosan ini dimungkinkan oleh bahan isolasi cair khusus yang disebut Midel 7131.

"Dengan mengadopsi dielektrik cair berdensitas energi tinggi Midel 7131 dan jalur pembentuk pulsa lebar ganda, studi ini mencapai miniaturisasi transformator Tesla terintegrasi dan sistem pembentuk pulsa," tulis para ilmuwan.




(fyk/fay)
TAGS





Hide Ads