Ya Ampun, Profesor Ini Mau Ledakkan Bulan!

ADVERTISEMENT

Ya Ampun, Profesor Ini Mau Ledakkan Bulan!

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 18 Apr 2022 03:31 WIB
Fenomena Bulan Biru Musiman atau Seasonal Blue Moon di langit Bekasi, Minggu (22/8/2021). Bulan Biru adalah purnama ketiga dari salah satu musim astronomis yang di dalamnya terjadi empat kali bulan purnama. ANTARA FOTO/Paramayuda/wsj.
Profesor yang ingin ledakkan Bulan. Foto: ANTARA FOTO/Paramayuda
Jakarta -

Seorang profesor matematika di Iowa State University ingin meledakkan Bulan. Ia percaya sejumlah masalah di Bumi bisa teratasi dengan cara itu. Teori ini ia tulis dalam koran kampus, dikenal dengan nama Moonless Earth Theory, dipublikasikan pada tahun 1991.

Alexander Abian adalah profesor yang mengenalkan teori ini. Ia bahkan merinci bagaimana manusia bisa menghancurkan Bulan.

"Buat lubang besar dengan galian dalam, letakkan bom atom," sebagaimana tertulis di laporan Abian, ditulis Science Alert. Setelah bom atom ditanam, manusia yang ada di Bumi tinggal meledakkan bom dengan denator yang dikontrol dari Bumi.

Memang mengapa harus meledakkan Bulan? Menurut Abian, itu akan menjadi cara untuk memoderasi cuaca. Dia membayangkan Bumi tanpa Bulan akan lebih stabil, ia menyebut soal siklus 21.000 tahun yang mengubah kemiringan Bumi. Dengan begitu, ini akan menghilangkan peristiwa cuaca topika seperti angin topan, banjir, kebakaran hutan, dan badai salju -- setidaknya itu yang ia percaya.

Sayangnya, cara ini sepertinya bukan ide yang bagus. Dengan meledakkan objek di dekat planet terdekat dengan kita, mungkin akan menghasilkan objek dekat Bumi yang cukup besar yakni serpihan Bulan yang akan menghantam Bumi. Ini bisa menghilangkan semua kehidupan.

Kendati demikian, Abian tetap semangat untuk memperkenalkan ide dia ke publik. Ia bahkan mengaku tidak terlalu ambil pusing dengan komentar dari haters.

"Para kritikus yang mengatakan, 'Singkirkan ide Abian' sangat dekat dengan mereka yang menolak Galileo," katanya.



Simak Video "Lonceng Peringatan 77 Tahun Tragedi Bom Atom di Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/rns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT