Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Hideki Sato, Perancang Konsol Sega Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun

Hideki Sato, Perancang Konsol Sega Meninggal Dunia di Usia 77 Tahun


Panji Saputro - detikInet

sega mega drive
Sega. Foto: Istimewa
Jakarta -

Mantan Presiden dan perancang konsol Sega, Hideki Sato, meninggal dunia pada usia 77 tahun. Ia dikenal karena keterlibatannya dalam pengembangan game arcade Sega dan konsol rumahannya, dimulai dari SG-1000, Genesis, Saturn, dan Dreamcast.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh situs game asal Jepang bernama Beep21 di akun X.com (sebelumnya Twitter) pada 14 Februari 2026. Sato digambarkan sebagai sosok yang benar-benar hebat dalam sejarah game Jepang, dikutip dari Engadget, Senin (16/2/2026).

Menurut mereka, semangat dan antusiasme Sato di era 1980-an dan 1990-an akan terukir jelas di ingatan banyak penggemar. Kemampuannya menghadirkan konsol Sega tak hanya mampu menarik minat gamer Jepang, tapi juga di seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk diketahui, Sato bergabung dengan Sega pada 1971. Dirinya menyaksikan langsung setiap transformasi perusahaan tempatnya bekerja, dari sebelumnya berbasis di Amerika Serikat hingga menjadi raksasa game Jepang.

Karir Sato melejit pada 1989 ketika ia dipromosikan menjadi direktur departemen Riset dan Pengembangan Sega. Di sini, ia bersama timnya ditugaskan untuk melakukan tugas yang begitu berat, yakni mengalahkan Nintendo.

ADVERTISEMENT

Ketika itu, Nintendo Entertainment System (NES) sukses menghancurkan Master System milik Sega. NES berhasil bangkit dari keterpurukan pada awal 80-an dan mendominasi pasar game di seluruh dunia.

Sega pun ingin membalas kekalahannya di ronde kedua. Sato menginginkan konsol rumahan dengan daya tarik visual dari sistem suara kelas atas, memiliki bentuk yang ramping, bulat, berwarna hitam, dan tulisan huruf emas.

Hasilnya menjadi Mega Drive, yang dikenal sebagai Genesis di Amerika Utara. Konsol ini menjadi sangat populer bahkan sebelum debut Sonic the Hedgehog.

Di sini, Sato mengawasi semuanya, termasuk konsol klasik lain kepunyaan Sega. Mega Drive menjadikan Sega dikenal luas, menunjukkan apa yang mereka bisa lakukan sedangkan Nintendo tidak. Sega Saturn yang luar biasa adalah puncak dari potensi sebenarnya konsol 3D berbasis CD. Dan tentu saja, karya terakhir Sega, Dreamcast, akhirnya menjadi underdog yang dicintai.

Tambahan informasi, kepergian Sato terjadi hanya beberapa bulan setelah kepergian salah satu pendiri Sega, David Rosen, yang meninggal pada Desember lalu di usia 95 tahun.




(hps/vmp)
TAGS




Hide Ads