Baru Tahu, Jamur Ternyata Bisa Ngobrol

Baru Tahu, Jamur Ternyata Bisa Ngobrol

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 07 Apr 2022 05:44 WIB
A nice flush of fresh organic Shiitake Mushrooms growing on Red Oak logs ready for harvest.
Foto: iStock
Jakarta -

Sebuah studi menemukan fakta unik tentang jamur. Ternyata tumbuhan ini memiliki kemampuan untuk berkomunikasi satu sama lain, dan memiliki kosakata hingga 50 kata. Baru tahu, kan?

Penelitian matematika mengidentifikasi adanya pola dalam sinyal listrik yang tampaknya saling dikirim satu sama lain oleh jamur. Sinyal ini memiliki kesamaan struktural yang mencolok dengan ucapan manusia dan menyerupai kosakata dari puluhan kata. Namun tentu saja ini bukan kata-kata dalam bahasa manusia melainkan sinyal 'bahasa jamur'.


Dikutip dari Express.co.uk, Kamis (7/4/2022) seorang peneliti menganalisis pola aktivitas listrik dari empat spesies jamur yaitu enoki, split gill, ghost, dan jamur ulat.

Penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science ini menemukan adanya lonjakan aktivitas, menyerupai kosakata pada manusia yang mencapai hingga 50 kata. Dikatakan juga bahwa distribusi 'panjang kata' jamur ini sangat cocok dengan bahasa manusia.

Profesor Andrew Adamatzky, dari University of the West of England, menemukan rata-rata panjang 'kata' yang 'diucapkan' jamur adalah 5,97 huruf.

Sebaliknya, rata-rata panjang kata dalam bahasa Inggris adalah 4,8 huruf, sedangkan Rusia memiliki rata-rata enam huruf. Data tersebut juga menemukan bahwa jamur split gill, dan peneliti menduga kondisi ini menghasilkan 'kalimat' yang paling kompleks dari semuanya.

Data menunjukkan, jamur dapat menggunakan transmisi listrik untuk berbagi informasi tentang makanan atau cedera yang dialaminya. Meskipun tampaknya tidak ada 'hubungan langsung' antara pola spiking (lonjakan sinyal) jamur dan ucapan manusia, dia menunjukkan bahwa ada banyak kesamaan dalam pemrosesan informasi di substrat hidup dari kelas, keluarga, dan spesies yang berbeda.

Penelitian ini menemukan bahwa lonjakan aktivitas disampaikan di sepanjang akar jamur yang disebut miselium. Apa pun yang ditandai oleh peristiwa lonjakan sinyal ini, menurut Prof Adamatzky tampaknya tidak terjadi secara acak. Dia mengatakan bahwa itu menunjukkan jamur memiliki 'pikiran dan kesadaran'.

"Dengan asumsi bahwa lonjakan aktivitas listrik digunakan oleh jamur untuk berkomunikasi, kami menunjukkan bahwa distribusi panjang kata jamur cocok dengan bahasa manusia," ujarnya.

"Kami menemukan bahwa ukuran kosakata jamur bisa mencapai 50 kata, namun, kosakata inti dari kata yang paling sering digunakan tidak melebihi 15 hingga 20 kata," tutupnya.



Simak Video "Tongseng Jamur, Gurih Lezat Kuah Kental Dengan Isian Daging Jamur, Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)