Piri Re'is Kartografer Turki Utsmani Pembuat Peta Dunia

ADVERTISEMENT

Piri Re'is Kartografer Turki Utsmani Pembuat Peta Dunia

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 07 Apr 2022 04:04 WIB
Kartografer pembuat peta dunia
Foto: Aplikasi KESAN
Jakarta -

Piri Re'is adalah kartografer terkemuka dari zaman Kekaisaran Turki Utsmani. Dialah yang pertama membuat peta dunia lengkap beserta informasi detailnya.

Turki Utsmani mengalami masa kejayaaan antara abad ke-15 dan 16. Kemajuan negeri tersebut tidak hanya disokong para sultan yang berkuasa, tetapi juga kaum cendekiawan. Salah seorang ilmuwan Turki yang besar jasanya dalam periode itu ialah Pir bin Haji Muhammad Re'is atau lebih dikenal dengan nama Piri Re'is.

Berbeda dengan masa sekarang di mana keberadaan satelit sangat membantu orang-orang memproyeksikan permukaan Bumi sedetail mungkin, zaman dulu membuat peta dilakukan dengan benar-benar mengelilingi dunia.

Kartografer pembuat peta duniaFoto: Aplikasi KESAN

Inilah yang dilakukan Piri. Seperti dikutip dari aplikasi Islami KESAN, Kamis (7/4/2022) peta dunia pertama kali disusun oleh para ahli geografi dan pengembara muslim. Umat Islam sudah mulai mengunjungi berbagai belahan dunia sejak abad 7 Masehi atau 2 Hijriah. Untuk diketahui, 'Google Maps'-nya zaman itu, alias peta penunjuk jalan pertama, dibuat di Baghdad di abad 8 Masehi.

Sebelum terkenal sebagai ahli geografi dan kartografi, Piri mengawali karirnya di dunia kemaritiman. Piri ambil bagian bersama pamannya yang seorang pelaut terkenal, Kemal Reis, di berbagai ekspedisi.

Salah satu ekspedisi yang dilakukan Piri bersama pamannya adalah misi bantuan militer pada 1487 untuk Granada, kerajaan Islam terakhir di Andalusia (Spanyol). Selain menjalankan misi penyelamatan di Semenanjung Iberia, Piri dan sang paman juga ikut memerangi armada Spanyol dan Venesia antara tahun 1500-1502.

Kartografer pembuat peta duniaFoto: Aplikasi KESAN

Pada 1511, sang paman gugur dalam sebuah pertempuran. Piri kemudian kembali ke Gallipoli. Di kampung halamannya, ia menyepi dan larut dalam penelitian dan menulis risalah tentang ilmu merancang peta (kartografi). Studi dan pengalamannya di dunia maritim hingga saat itu sudah cukup baginya untuk menjadi seorang kartografer mumpuni.

Pada 1513, Piri berhasil membuat peta dunia pertamanya. Pada peta dunia yang dibuatnya, The New World atau benua Amerika sudah ditemukan. Peta dunia pertamanya diberi judul The Book of Sea Lore.

Sekitar empat tahun kemudian, peta tersebut dipersembahkannya untuk Sultan Selim I. Waktu itu, ia mengikuti kampanye militer sang sultan untuk menaklukkan Dinasti Mamluk.

Sepuluh tahun setelah kepergian pamannya, Piri kembali ke kancah pertempuran untuk membela kedaulatan negerinya. Ia ikut berjuang di Pengepungan Pulau Rhodes dan misi tersebut berhasil.

Karir Piri makin bersinar. Dua tahun kemudian, ia dipercaya menjadi nakhoda kapal yang mengantarkan perdana menteri Ibrahim Pasha ke Mesir. Pada 1547, ia diangkat menjadi laksamana sehingga berhak memakai titel Re'is. Piri memimpin pasukan maritim Turki Utsmani yang beroperasi di Mesir hingga Samudra Hindia.

Kartografer pembuat peta duniaFoto: Aplikasi KESAN

Saat usianya menjelang 90 tahun, Piri memilih pulang ke Mesir. Beberapa waktu kemudian, Gubernur Basrah Kubad Pasha dikabarkan memimpin kampanye militer untuk menghalau Portugis dari timur Jazirah Arab, namun sang laksamana tidak bersedia mendukung misi tersebut.

Sultan Turki menganggapnya sebagai upaya pembangkangan. Tuduhan itu diperberat dengan fakta bahwa Piri kembali ke Mesir ketika Portugis masih bercokol di Teluk Arab. Malang, sosok yang puluhan tahun mengabdi di angkatan laut kekhalifahan Turki Utsmani itu pun dieksekusi mati pada 1553.

Meskipun nyawanya berakhir tragis, nama dan reputasinya tetap harum bahkan hingga zaman modern. Saat ini, sejumlah kapal perang dan kapal selam Angkatan Laut Turki diberi nama Piri Re'is sebagai bentuk penghormatan terhadap sosoknya.

Piri juga pernah membuat peta dunia baru pada tahun 1528 Masehi dengan detail menakjubkan dilengkapi dengan Pulau Greenland yang belum ditemukan di peta sebelumnya.

Adapun peta dunia paling rinci yang mirip dengan peta yang kita kenal sekarang adalah peta yang dibuat oleh Ali Macar, seorang pelayar kekhalifahan Turki Usmani. Peta ini tertanggal 1567 Masehi, dan dibuat sangat detail seolah-olah Ali Macar melihat Bumi dari Bulan.



Simak Video "Diboikot, Golden Globe 2022 Digelar Tanpa Presenter dan Tak Disiarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT