Apakah Harus Indigo untuk Bisa Memotret Hantu?

Eureka!

Apakah Harus Indigo untuk Bisa Memotret Hantu?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 23 Feb 2022 19:13 WIB
Jakarta -

Jika tertarik untuk melakukan hunting foto hantu, apakah seseorang harus memiliki kemampuan indera keenam atau indigo dulu? Mungkin detikers ada yang bukan indigo tapi pernah berhasil mengabadikan momen langka ini. Jadi, jawabannya apa nih?

"Jawabannya nggak," kata Mickey Oxcygentri Founder Ghost Photography Community dan Dosen Fotografi di Universitas Singaperbangsa Karawang, dalam acara 'Eureka!: Fotografi Hantu'.

Menurut penjelasan Mickey, secara alamiah, manusia memiliki pasang surut adrenalin, jadi tidak harus indigo untuk bisa menangkap foto hantu. Ketika masuk lokasi hunting dan energinya banyak terkumpul di situ, mata manusia seakan diarahakan ke salah satu titik.

"Ketika mata kita merasa diarahkan ke satu sudut, dia ada di situ," lanjut Mickey.

Paling penting, ada rumus yang harus dipahami ketika ingin melakukan fotografi hantu. Rumusnya adalah 'E = BW', 'E' adalah energi dan 'BW' adalah brain wave (gelombang otak).

Brain wave posisinya akan selalu naik turun pada level-level tertentu. Ini dipengaruhi dari kondisi tubuh seseorang. Biasanya, kondisi tubuh yang lelah adalah saat yang bagus untuk hunting foto hantu.

Tapi, tidak serta merta memotret hantu harus di malam hari. Siang juga bisa dilakukan, selama ada orang penakut yang menemani. Mengapa? Orang penakut berada di gelombang yang cocok untuk menangkap foto setan.

Ia menjelaskan ada sejumlah gelombang, yakni gamma yang biasanya berada untuk orang-orang yang sedang sedih atau galau, sadar dan fokus berada di gelombang otak beta, alpha mulai di kondisi lemah, delta mengantuk berat dan theta saat tidur. Menurut Mickey, hantu terlihat pada gelombang otak delta.

(ask/fay)