Penampakan Hewan Aneh Berkepala Gepeng

ADVERTISEMENT

Penampakan Hewan Aneh Berkepala Gepeng

Aisyah Kamaliah - detikInet
Rabu, 09 Feb 2022 05:40 WIB
Humbertium covidum. (Pierre Gros)
Muncul Lagi, Hewan Aneh Berkepala Gepeng. Foto: Humbertium covidum. (Pierre Gros)
Jakarta -

Ilmuwan kembali menemukan spesies baru cacing pipih kepala martil Humbertium covidum. Nama Covidum diambil dari pandemi COVID-19 yang melanda ketika spesies ini ditemukan.

"Lebih lanjut, bagian besar dalam studi ini ditulis selama lockdown," tulis ahli patologi Jean-Lou Justine dalam laporan penelitian mereka.

Cacing pipih kepala martil (dikenal sebagai genus Bipalium) adalah jenis cacing tanah pemangsa dengan kepala berbentuk palu yang khas. Ini adalah spesies yang sangat invasif di AS dan Eropa.

H. covidum berukuran kecil, panjangnya sekitar 3 cm, dan berwarna hitam metalik tanpa garis atau ornamen lain, yang jarang ditemukan pada cacing pipih. Cacing ini ditemukan di beberapa taman di Prancis dan Italia.

Para peneliti juga menggambarkan alat kelamin cacing dengan sangat rinci, yang merupakan metode penting untuk membedakan spesies dan subfamili yang berbeda. Semua spesies cacing pipih bersifat hermaprodit, sehingga reproduksinya dapat secara seksual atau aseksual.

Makhluk kecil COVID ini bukan satu-satunya cacing pipih kepala martil yang ditemukan oleh tim. Mereka juga menemukan satu di pulau Prancis bernama Mayotte, menghasilkan nama spesies Diversibipalium mayottensis. Yang ini juga memiliki panjang sekitar 3 cm, dan memiliki bintik biru-hijau yang cantik.

Sayangnya, meskipun para peneliti berhasil mendapatkan spesimen H. covidum, mereka tidak bisa mendapatkan spesimen D. mayottensis yang cukup untuk menggambarkan spesies tersebut secara lengkap. Meskipun demikian, para peneliti percaya bahwa D. mayottensis bisa termasuk dalam kelompok baru cacing pipih martil.

Lebih lanjut, menggunakan pengurutan generasi berikutnya untuk menganalisis pohon keluarga yang lebih besar, tim menemukan bahwa kedua spesies yang baru ditemukan tersebut berasal dari luar negeri - H. covidum dari suatu tempat di Asia, dan D. mayottensis dari Madagaskar.

"H. covidum kemungkinan merupakan spesies yang berasal dari Asia dan merupakan spesies asing di Eropa," kata tim.

"Apakah itu akan menjadi spesies invasif perlu dipantau di masa depan," tandasnya. Demikian melansir Science Alert.



Simak Video "Spesies Baru Dinosaurus Berhasil Ditemukan Ilmuwan"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT