Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Bakal 100% Pakai Salju Buatan

Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 Bakal 100% Pakai Salju Buatan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 04 Feb 2022 08:14 WIB
A child practices ice hockey near the Beijing Olympics Tower in Beijing, China, Tuesday, Jan. 18, 2022. The Beijing Winter Olympics is tapping into and encouraging growing interest among Chinese in skiing, skating, hockey and other previously unfamiliar winter sports. Its also creating new business opportunities (AP Photo/Ng Han Guan)
Foto: AP/Ng Han Guan
Jakarta -

Olimpiade Musim Dingin tahun ini yang berlangsung di Beijing, China, akan menandai pertama kalinya para atlet bertanding di atas salju yang hampir seluruhnya merupakan salju palsu.

"Olimpiade Beijing 2022 akan membuat sejarah sebagai Olimpiade Musim Dingin pertama di atas salju yang hampir 100% merupakan salju buatan," kata laporan itu.

Penyelenggara Olimpiade menggunakan puluhan generator salju dan ratusan peniup salju untuk menghasilkan 1,2 juta meter kubik salju. Laporan itu menyebutkan, ketika krisis iklim berlanjut, salju buatan dalam skala besar seperti ini kemungkinan akan menjadi norma.

Namun, menghasilkan salju palsu memiliki konsekuensi biaya yang mahal dan tidak ramah terhadap lingkungan. Bahkan jika didukung oleh energi terbarukan, sejumlah besar energi berbiaya tinggi tetap dibutuhkan. Teknologi ini juga dapat menguras sumber daya air secara signifikan.

"Salju buatan lebih dingin, oleh karena itu lebih cepat dan lebih berbahaya. Salju palsu juga lebih menyakitkan jika kita terjatuh di luar jalur dan menabrak gundukan salju yang halus, namun ada tanah keras yang berbatu dan berlumpur di baliknya," kata biathlete Estonia Johanna Taliharm dikutip dari Quartz.

Pelatih tim lintas negara AS Chris Grover mengatakan, mendarat dan terbenam di salju buatan bisa terasa seperti jatuh di atas beton. Pasalnya, salju buatan tidak benar-benar salju, melainkan lebih seperti lumpur padat yang terbuat dari tetesan air yang dipecah oleh nozel dan dibekukan.

Sebagian besar acara ski dan snowboarding di Olimpiade Beijing akan berlangsung di Zhangjiakou, sekitar 110 mil barat laut Beijing. Salah satu cabang olahraga ini akan menampilkan gaya bebas, lintas alam, lompat ski, dan biathlon.

Sedangkan kereta luncur, luge, dan ski Alpen akan diadakan di Yanqing, daerah pegunungan sekitar 45 mil dari pusat kota Beijing, tempat wisma atlet Olimpiade berada. Selain itu, skating dan beberapa olahraga salju tambahan diadakan di Capital Indoor Stadium di pusat Beijing.

Olimpiade Musim Dingin 2026 dijadwalkan akan diadakan di Milan. Kondisi ideal untuk membuat salju buatan adalah sekitar -6 derajat Celcius, yang mewakili kombinasi suhu aktual dan jumlah uap air di udara. Tapi, suhu di Milan jarang turun serendah itu. Mungkin saja Olimpiade ini juga akan mengikuti jejak China menggunakan salju buatan sepenuhnya.

Untuk diketahui, upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2022 akan digelar di Beijing pada 4 Februari, dan rangkaian pertandingan ditutup pada 20 Februari.



Simak Video "Unik! Kafetaria Olimpiade Beijing 2022 Gunakan Robot"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)