Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa?

Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa?

ADVERTISEMENT

Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 01 Feb 2022 16:15 WIB
Warga Padang, Sumatera Barat, beraktifitas di  tengah kepulan kabut asap, Kamis (08/10/2015). Masih diselimutinya kawasan sekitaran padang membuat sejumlah warga harus mengenakan masker saat beraktivitas. Grandyos Zafna/detikcom.
Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa? Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Bloomberg baru saja merilis Covid Resillience Ranking untuk menentukan negara mana yang tidak dapat mengatasi COVID-19 dengan baik atau sebaliknya. Dengan berbagai perhitungan, muncul lah nama-nama negara yang menduduki peringkat ke-1 hingga ke-53.

Di posisi pertama, ada Uni Emirate Arab yang naik dua peringkat dibandingkan sebelumnya, skornya 78,9. Menyusul Saudi Arabia yang naik 18 peringkat dengan skor 77,8. Ketiga, ada Finlandia yang meraih skor 70,1.

Lantas dimana posisi Indonesia? Indonesia berada di posisi ke-44, naik tujuh peringat meskipun masih di level yang kurang baik. Skor yang dimiliki Indonesia adalah 58,7 dengan dosis vaksin per 100 yang mencapai 112, keketatan lockdowm 66, kapasitas penerbangan -35.1%, dan Vaccinated Travel Routes 273.5.

Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa?Negara dengan COVID-19 Terburuk, Indonesia Peringkat Berapa? Foto: Bloomberg

Sementara untuk negara tetangga, Singapura berada di posisi ke-5 dengan total skor 70. Malaysia, ada di posisi ke-27 yang mana naik 20 peringkat dari sebelumnya.

Sedangkan, Filipina adalah negara tetangga kita yang menempati posisi bontot alias ke-53. Turun tiga peringkat dari sebelumnya. Filipina mendapatkan skot 48,3, di bawah Vietnam yang skornya menyentuh angka 53,4.

Covid Resillience Ranking atau Peringkat Ketahanan Covid adalah gambaran bulanan di mana virus ditangani paling efektif dengan pergolakan sosial dan ekonomi paling sedikit. Berdasarkan 12 indikator data yang mencakup penahanan virus, kualitas perawatan kesehatan, cakupan vaksinasi, kematian secara keseluruhan dan kemajuan menuju memulai kembali perjalanan, Bloomberg menangkap bagaimana 53 ekonomi terbesar di dunia merespons ancaman COVID-19.

Kekhawatiran seputar Omicron telah mereda, apalagi studi melihat mereka yang divaksinasi akan lebih kuat dalam melawan virus varian Omicron. Beberapa negara pertama yang mengalami gelombang omicron setelah varian itu muncul, seperti Republik Ceko dan Afrika Selatan, naik peringkat bulan ini karena tingkat pertumbuhan kasus melambat tanpa menyebabkan kematian dan gangguan yang meluas.



Simak Video "Update Covid-19 RI 27 Nov: 4.151 Kasus Baru, 35 Pasien Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT