Ada Lapisan Ungu Misterius di Mars, Pertanda Apa?

Ada Lapisan Ungu Misterius di Mars, Pertanda Apa?

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 16 Jan 2022 22:05 WIB
Perseverance
Ada Lapisan Ungu Misterius di Mars, Tanda Apa? Foto: NASA
Jakarta -

Debu merah mewarnai Mars dengan warnanya yang khas, dari permukaan hingga ke langit. Tapi robot penjelajah Perseverance NASA melihat petak warna lain di antara nuansa berkarat kemerahan tersebut. Di hampir setiap situs yang dikunjungi robot, ada lapisan ungu yang misterius.

Warnanya membentuk lapisan tipis dan halus pada beberapa batu, dan meninggalkan gumpalan seperti cat pada batu lainnya. Pada batuan lain, lapisan ini tampak seolah-olah sebagian beku dalam warna magenta.

"Warnanya menyentuh bebatuan dengan berbagai bentuk dan ukuran, bahkan kerikil kecil pun tidak luput dari warna ungu. Tapi bagaimana tepatnya lapisan ini terbentuk? Saya tidak punya jawaban yang bagus," kata Ann Ollila, ahli geokimia di Los Alamos National Laboratory yang mempresentasikan analisis awal lapisan pada konferensi American Geophysical Union (AGU).

Para ilmuwan sangat ingin tahu lebih banyak tentang lapisan ini. Ada banyak hal yang dinantikan saat mereka terus melakukan analisis. Asal mula bintik-bintik misterius itu dapat membantu mengungkap petunjuk tentang masa lalu Mars, termasuk apakah Mars pernah menampung kehidupan purba.

Seperti dikutip dari National Geographic, saat lapisan terbentuk, mereka dapat mengkodekan informasi tentang kondisi sekitarnya dalam susunan kimia dan mineralnya, sehingga membantu para ilmuwan merekonstruksi lingkungan yang sudah lama hilang. Mereka juga dapat menyimpan lebih banyak bukti langsung kehidupan.Para ilmuwan sangat ingin tahu lebih banyak tentang lapisan ini.

Ada banyak hal yang dinantikan saat mereka terus melakukan analisis. Asal mula bintik-bintik misterius itu dapat membantu mengungkap petunjuk tentang masa lalu Mars, termasuk apakah Mars pernah menampung kehidupan purba.

Di Bumi, mikroba membantu membuat banyak lapisan batuan serupa. Mempelajari jenis kerak ini juga dapat membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana dunia lain beroperasi.

"Seberapa universal proses geologis, dan bagaimana mereka mengubah planet?," tanya Cassandra Marnocha, ahli mikrobiologi lingkungan di Niagara University, New York, Amerika Serikat.

Selanjutnya: Keberadaan Mikroba Tanda Kehidupan