Apel Hitam di Dongeng Putri Salju Ternyata Sungguhan Ada

Apel Hitam di Dongeng Putri Salju Ternyata Sungguhan Ada

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 09 Nov 2021 05:45 WIB
apel hitam
Apel Hitam Seperti dalam Dongeng Ternyata Memang Ada. Foto: Today
Jakarta -

Dalam dongeng Putri Salju, si Ratu jahat meracuninya lewat apel yang berubah warna menjadi hitam usai dicelup ke racun, sebelum diberikan kepada Putri Salju. Apel hitam ternyata sungguhan ada di dunia.

Apel Black Diamond, adalah varietas langka dari keluarga apel Hua Niu yang juga dikenal sebagai Chinese Red Delicious. Penamaan ini sebenarnya sedikit menyesatkan karena warna apelnya tidak benar-benar hitam, melainkan memiliki rona ungu gelap.

Dikutip dari Today, Selasa (9/10/2021) apel ini bisa memiliki warna yang unik berkat lokasi geografi asli mereka di Nyingchi, sebuah kota kecil di pegunungan Tibet. Di wilayah ini, pohon apel menerima limpahan sinar ultraviolet di siang hari, tetapi suhu berfluktuasi secara dramatis di malam hari. Ini menyebabkan kulit apel menjadi gelap, namun daging buah di dalamnya tetap berwarna putih dan cerah seperti apel lainnya.


Selain di Tibet, Amerika Serikat (AS) juga memiliki jenis apel yang lebih gelap bernama Arkansas Black. Meskipun tidak terlalu gelap, warna apel ini lebih dalam daripada jenis Chinese Red Delicious.

"Apel Arkansas Black harus disimpan dulu agar rasanya enak. Perlu waktu cukup lama untuk mengembangkan rasanya," kata Norm Schultz, petani di Linvilla Orchards, Pennsylvania, AS.

Biasanya, jelas Schultz, apel Arkansas Black dipetik pada musim gugur, berbarengan dengan ketika apel lain dipanen. Tapi apel itu cukup asam jika dimakan langsung setelah dipetik dari pohon.

Namun setelah disimpan selama beberapa bulan, rasa apel ini akan berkembang menjadi lebih manis. Daging buah yang keras pun melunak sehingga lebih enak untuk dimakan.

Investasi waktu untuk mengembangkan jenis apel ini sangat signifikan jika dibandingkan dengan jenis apel lain yang lebih mudah dipanen. Ditambah lagi, petani tidak selalu membuahkan hasil maksimal, baik yang berada di AS maupun pegunungan Tibet yang terpencil. Sekitar 70% dari hasil tahunan Black Diamond atau Arkansas Black tidak berhasil dipasarkan.

"Wajar jika banyak petani apel tidak suka menanam tumbuhan yang tidak biasa ini, karena butuh lima hingga delapan tahun untuk mendapatkan buahnya, dan apel ini tidak begitu laris di pasar," kata ahli botani Mark Veeder.

Apakah apel ini lebih bernutrisi dibandingkan apel lainnya? Tidak juga. Ahli gizi Bonnie Taub-Dix menyebutkan, meskipun apel Black Diamond atau Arkansas Black menawarkan daging renyah dan manis serta warna yang unik, keduanya tidak memiliki nilai gizi yang lebih tinggi daripada kebanyakan varietas apel komersial.

"Sebuah apel rata-rata menyediakan 4 gram serat, sekitar 100 kalori dan mengandung flavonoid yang disebut epicatechin, yang telah terbukti mengurangi tekanan darah dan mendukung kesehatan jantung. Apel juga terbukti anti-inflamasi dan mengenyangkan," sebutnya.

Karena itu pula, apel hitam ini tidak punya nilai jual lebih selain warnanya yang unik. Meski kandungan nutrisi Black Diamond sama seperti apel pada umumnya, harganya mahal karena diproduksi dalam jangka waktu yang sangat terbatas dan biasanya hanya tersedia selama dua bulan setiap tahun. Di China, apel ini hanya dijual di supermarket kelas atas, biasanya dalam kotak hadiah.

[Gambas:Youtube]

(rns/fay)