Prakiraan Cuaca Ekstrem, Arab Saudi Membeku Tahun Ini

Prakiraan Cuaca Ekstrem, Arab Saudi Membeku Tahun Ini

Rachmatunnisa - detikInet
Sabtu, 23 Okt 2021 11:30 WIB
musim dingin
Prakiraan Cuaca Ekstrem, Arab Saudi Membeku Tahun Ini. Foto: Saudi Gazette
Jakarta -

Pusat Meteorologi Nasional (National Centre of Meteorology/NCM) Arab Saudi mengeluarkan peringatan bahwa Negeri Kerajaan tersebut kemungkinan akan dilanda musim dingin ekstrem yang membuatnya membeku, dengan prakiraan suhu mencapai di bawah nol derajat Celcius di beberapa wilayah.

"Semua indikasi awal menunjukkan kita akan memasuki musim dingin, di mana suhu akan turun di bawah nol," kata juru bicara NCM, Hussain Al-Qahtani dikutip dari Saudi Gazette.

Awal bulan ini, banyak wilayah Arab Saudi menyaksikan hujan sedang hingga lebat, dan badai petir yang disebabkan oleh Topan Tropis Shaheen yang mendarat di Oman.

Topan Shaheen berdampak tidak langsung pada Arab Saudi dengan adanya depresi udara yang menyebabkan badai petir dan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Kerajaan.

Al-Qahtani lebih lanjut mengatakan bahwa dunia sedang mengalami fenomena iklim parah yang tentunya mempengaruhi Arab Saudi juga. Sebelumnya, Arab Saudi dilanda kenaikan suhu yang belum pernah terjadi.

Pada musim panas lalu, NCM mencatat suhu 53 derajat Celcius di beberapa wilayah Arab Saudi. Di sisi lain, sejumlah wilayah mengalami curah hujan tersamping curah hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya di daerah selatan ibu kota, Riyadh.

Negara ini terkenal dengan cuacanya yang sangat panas di siang hari, dan suhu bervariasi dengan perbedaan kelembaban di antara daerah satu dan yang lain, sehingga musim dingin adalah salah satu musim yang paling ditunggu.

Musim dingin di Arab Saudi biasanya mencapai puncaknya antara Desember dan Januari, namun dapat berlanjut satu atau dua bulan berikutnya.



Simak Video "Analisis BMKG terkait Kondisi Cuaca di Lokasi Bencana Alor dan Kota Batu"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)