Cara Baru Kuburkan Jenazah Manusia, Dibuat Jadi Pupuk

Cara Baru Kuburkan Jenazah Manusia, Dibuat Jadi Pupuk

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 27 Sep 2021 08:20 WIB
pupuk manusia
'Kapal' untuk mengkomposkan jenazah dan mengubahnya menjadi pupuk. Foto: Colorado Sun
Jakarta -

Untuk pertama kalinya di Colorado, Amerika Serikat (AS), ada sebuah keluarga yang memilih untuk mengkomposkan jenazah orang yang mereka cintai. Mengubah jenazah menjadi pupuk adalah sesuatu yang legal di sana.

Undang-undang baru yang mulai berlaku bulan ini di Colorado, mengizinkan pengomposan tubuh manusia. Setelah melalui proses pembusukan selama enam bulan, tubuh akhirnya akan berubah menjadi tanah dan dapat digunakan untuk menanam apa saja mulai dari pohon hingga bunga.

"Hukum ini pertama kali berlaku pada 7 September, dan sepengetahuan kami, klien pertama yang memilih disposisi ini dibaringkan ke dalam 'kapal' kayu jenazah di fasilitas kami," kata Seth Viddal dari The Natural Funeral, dikutip dari 9News.com.

Viddal adalah salah satu pemilik The Natural Funeral. Mereka adalah yang pertama di negara bagian AS tersebut yang menawarkan pengomposan tubuh manusia sebagai alternatif pilihan pemakaman tradisional seperti penguburan atau kremasi. Proses pemakaman alternatif ini sebelumnya juga sudah legal di Washington, sebelum diizinkan di Colorado.

"Kami secara efektif melakukan daur ulang sehingga kami dapat menggunakan kembali tubuh manusia yang begitu berharga. Ini benar-benar transformasi yang halus," kata Viddal.

'Kapal' untuk mengkomposkan jenazah itu berada di dalam sebuah gudang yang tidak mencolok. Di sanalah tubuh mengalami proses pembusukan alami selama enam bulan.

"Orang-orang tercinta yang ditempatkan di sana dikelilingi oleh jerami, tanaman alfalfa, dan serpihan kayu, serta banyak makhluk mikroba. Proses alami pengkomposan dan konversi terjadi di mana tubuh itu dengan lembut akan berubah menjadi tanah. Alfalfa dan jerami serta serpihan kayu akan menyatu dengan tubuh menjadi tanah," jelasnya.

pupuk manusiaPupuk dari jenazah manusia. Foto: Colorado Sun

Menghasilkan tanah subur

Hasil dari pembusukan yang dirancang sedemikian rupa ini adalah tanah subur yang dapat digunakan untuk menumbuhkan tanaman, pohon, dan bunga, sehingga memberikan kehidupan baru.

Hukum Colorado tidak mengizinkan tanah hasil dari pembusukan jenazah tersebut dijual atau digunakan untuk menanam tanaman yang dapat dimakan.

Satu jenazah akan menghasilkan satu bak truk pickup. Keluarga yang memilih untuk mengkomposkan orang yang mereka cintai setelah mereka meninggal, dapat menyimpan tanah tersebut, atau menyumbangkannya ke pertanian.

"Kami sedang melakukan proses konversi yang bisa membawa tubuh kita kembali ke sesuatu yang dapat diterima dan digunakan oleh Bumi. Namun orang-orang yang mengaku peduli lingkungan berteriak-teriak menentang pilihan ini," ujar Viddal.

Di minggu-minggu sejak undang-undang itu mulai berlaku, Viddal mengaku mendapat puluhan telepon dari orang-orang yang ingin mendaftar untuk layanan tersebut untuk mempersiapkan kematian mereka.

Sejauh ini, perusahaan Viddal adalah satu-satunya yang menawarkan layanan ini di Colorado dan hanya memiliki satu 'kapal' untuk pengkomposan, dan itu akan ditempati oleh satu jenazah setidaknya selama enam bulan ke depan. Ketika ada lebih banyak orang yang memanfaatkan jasanya, sepertinya Viddal dan timnya harus menambah 'kapal' untuk pembusukan jenazah yang lebih banyak.



Simak Video "Detik-detik Rombongan Pengantar Jenazah Rusak Mobil Warga di Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)