Seram, Ribuan Letusan Gunung Api Raksasa Pernah Teror Mars

Seram, Ribuan Letusan Gunung Api Raksasa Pernah Teror Mars

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 19 Sep 2021 05:48 WIB
Diambil pada 5 Maret 2021, gambar dengan warna kalibrasi dari kamera navigasi di atas rover Perseverance.
Planet Mars. Foto: dok NASA/JPL-Caltech
Jakarta -

Cukup banyak terdapat semacam kawah besar di permukaan Planet Mars yang belum terjelaskan benar asal-usulnya. Kini penelitian terbaru NASA mengungkap bahwa dari awal terjadinya, Mars pernah 'diteror' letusan super dari gunung berapi purba berukuran raksasa pada masa silam.

Para ilmuwan awalnya mengira banyaknya lekukan besar di permukaan Mars adalah akibat tumbukan asteroid. Namun karakteristiknya tidak sesuai dan lebih cocok karena permukaan itu kolaps sehingga terjadi lubang.

Seperti dikutip detikINET dari Independent, area di utara Mars yang dinamakan Arabia Terra, rupanya menjadi lokasi ledakan vulkanis paling dahsyat. Erupsi itu melepaskan uap air, karbondioksida, dan sulfur dalam jangka waktu 500 juta tahun, pada sekitar 4 miliar tahun silam.

"Setiap kali terjadi letusan itu maka akan timbul dampak iklim yang signifikan, mungkin atmosfer akan menebal dan menghalangi Matahari sehingga atmosfer itu lebih dingin," kata Patrick Whelley, ilmuwan NASA.

Setelah melepaskan material dalam jumlah sangat besar itulah, gunung api raksasa di Planet Mars kolaps sehingga terjadilah lubang-lubang tersebut yang di Bumi disebut kaldera. Tujuh kaldera terpantau ada di area Arabia Terra sehingga dulu kemungkinan banyak gunung api super berada di lokasi ini.

Kesimpulan itu diambil setelah meneliti bukti berupa material abu yang diteliti oleh pesawat antariksa Mars Reconnaissance Orbiter. Namun demikian ada beberapa pertanyaan yang membutuhkan riset lebih lanjut.

Misalnya, bagaimana bisa gunung api semacam itu hanya terpusat di satu wilayah Planet Mars? Sebab di Bumi, gunung api dengan erupsi sejenis ada di banyak area. "Bagaimana bisa planet sekecil itu punya ribuan erupsi super di satu lokasi? Saya harap ini diriset dalam penelitian lain," kata Jacob Richardson, ahli geologi NASA.



Simak Video "Begini Wujud Sampel Batuan Mars yang Dikumpulin Perseverance NASA!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)