Waduh, Air Minum Astronaut di ISS Tercemar Bakteri

Waduh, Air Minum Astronaut di ISS Tercemar Bakteri

Rachmatunnisa - detikInet
Senin, 13 Sep 2021 07:20 WIB
Ilustrasi Astronot
Foto: iStock
Jakarta -

Jika kalian pernah curiga pada air minum saat dalam perjalanan pesawat, bayangkan para astronaut yang harus merasa baik-baik saja pada pasokan air minum di luar angkasa yang berasal dari daur ulang air seni mereka.

Dan kini, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature npj Biofilms and Microbiomes menemukan bahwa air minum di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) penuh dengan koloni bakteri.

Secara khusus, para ilmuwan Arizona State University di balik penelitian ini melihat biofilm yang terdiri dari beberapa spesies bakteri. Ini adalah sebuah fenomena yang cukup membingungkan di Bumi, apalagi dalam gaya berat mikro yang ditemukan di dalam sistem air ISS.

Dikutip dari Futurism, sistem air ISS memang dibuat sedemikian rupa untuk meningkatkan kualitas air bagi para awak misi antariksa. Meski demikian, hal itu tidak mengecualikan fakta bahwa para ilmuwan mengumpulkan banyak bakteri dari sistem air ISS untuk dipelajari.

Stasiun luar angkasa memang memiliki sistem pemurnian air canggih yang memungkinkannya mendaur ulang air. Tanpa itu, NASA harus mengirimkan sekitar 10.000 pon air per awak ke orbit setiap tahun.

Bagaimanapun, sistem tersebut tidak sempurna. Para ilmuwan di balik studi baru ini memilih berbagai spesies dan koloni yang dikumpulkan dan dikirim ke Bumi antara tahun 2008 hingga 2015.

Tim melihat sejumlah kualitas, termasuk kemampuan untuk membentuk biofilm misterius serta resistensi antibiotik, dan menemukan bahwa bakteri dapat menimbulkan ancaman yang sangat nyata bagi astronaut, terutama mengingat bahwa sistem kekebalan tubuh akan melemah selama perjalanan ke luar angkasa.

Alhasil, ada banyak PR yang perlu dilakukan untuk menentukan dengan tepat apa dampak spesifik koloni bakteri di ISS terhadap kesehatan astronaut. Namun dengan penelitian dasar tentang sifat-sifat bakteri ini, para ahli setidaknya memiliki gagasan yang lebih baik tentang apa yang perlu mereka cari.



Simak Video "Momen Bersejarah Kru Film Rusia Tiba di Luar Angkasa"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)