8 Destinasi Wisata Masa Depan di Mars - Halaman 2

ADVERTISEMENT

8 Destinasi Wisata Masa Depan di Mars

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 06 Agu 2021 17:11 WIB
Mars: Penjelajahan 100 hari pertama wahana seukuran mobil milik NASA dalam deretan foto yang menakjubkan
8 Destinasi Menarik Wisata Masa Depan di Mars. Foto: BBC Magazine

MarsFoto: NASA

5. Kawah Gale dan Gunung Sharp (Aeolis Mons)

Wilayah ini terkenal karena pendaratan bersejarah rover Curiosity pada tahun 2012. Kawah Gale menyimpan banyak bukti keberadaan air di Mars di masa lalu. Curiosity menemukan dasar sungai dalam beberapa minggu setelah mendarat, dan menemukan bukti air yang lebih luas sepanjang perjalanannya di sepanjang dasar kawah. Curiosity sekarang mencapai puncak gunung berapi terdekat yang disebut Gunung Sharp (Aeolis Mons) dan melihat fitur geologis di setiap stratanya.

Salah satu temuan Curiosity yang lebih menarik adalah molekul organik kompleks di wilayah tersebut, dalam beberapa kesempatan. Hasil penjelajahan 2018 mengumumkan bahwa bahan organik ini ditemukan di dalam batuan berusia 3,5 miliar tahun. Bersamaan dengan itu, peneliti mengumumkan rover juga menemukan konsentrasi metana di atmosfer berubah selama musim. Metana adalah elemen yang dapat dihasilkan oleh mikroba, serta fenomena geologis. Belum jelas apakah itu tanda kehidupan.

MarsFoto: NASA

6. Medusae Fossae

Medusae Fossae adalah salah satu lokasi paling aneh di Mars. Beberapa orang bahkan berspekulasi bahwa lokasi ini menyimpan bukti semacam kecelakaan UFO. Penjelasan yang lebih masuk akal menyebutkan, Medusae Fossae adalah deposit vulkanik yang sangat besar. Seiring waktu, terpaan angin mengukir bebatuan di Medusae Fossae menjadi beberapa formasi yang indah.

Tetapi para peneliti akan membutuhkan lebih banyak penelitian untuk mempelajari bagaimana gunung berapi ini membentuk Medusae Fossae. Sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa formasi itu mungkin terbentuk dari letusan gunung berapi yang sangat besar yang terjadi ratusan kali selama 500 juta tahun. Letusan ini akan menghangatkan iklim Planet Merah tersebut karena gas rumah kaca dari gunung berapi melayang ke atmosfer.

MarsFoto: NASA

7. Garis Lereng Berulang di Kawah Hale

Mars memiliki fitur aneh yang disebut garis lereng berulang (Recurring Slope Lineae/RSL), yang cenderung terbentuk di sisi kawah curam selama cuaca hangat. Sulit untuk mengetahui apa RSL ini.

Gambar yang ditampilkan di sini, di Kawah Hale (serta lokasi lain) menunjukkan titik-titik di mana spektroskopi memperlihatkan tanda-tanda hidrasi. Pada tahun 2015, NASA awalnya mengumumkan bahwa garam terhidrasi menjadi tanda air mengalir di permukaan, tetapi penelitian kemudian mengatakan RSL dapat terbentuk dari air atmosfer atau aliran pasir kering.

Pada kenyataannya, kita mungkin harus mendekati RSL untuk melihat seperti apa sifat aslinya. Tapi jika RSL memang menampung mikroba asing, kita tidak bisa terlalu dekat untuk menghindari terjadinya kontaminasi. Sementara NASA mencari cara untuk menyelidikinya, penjelajah di masa depan mungkin hanya bisa mengagumi fitur misterius ini dari jauh menggunakan teropong.

MarsFoto: NASA

8. 'Ghost Dunes' di Noctis Labyrinthus dan Lembah Hellas

Mars adalah planet yang sebagian besar dibentuk oleh angin, karena airnya menguap saat atmosfernya menipis. Tetapi kita dapat melihat bukti ekstensif dari air di masa lalu, seperti daerah bukit pasir yang disebut Ghost Dunes di Noctis Labyrinthus dan cekungan Hellas.

Para peneliti mengatakan, daerah ini dulunya memiliki bukit pasir setinggi puluhan meter. Kemudian, bukit pasir dibanjiri oleh lava atau air, yang mempertahankan dasarnya sementara puncaknya terkikis.

Bukit pasir tua seperti ini menunjukkan bagaimana angin dulu mengalir di Mars kuno, yang pada gilirannya memberikan beberapa petunjuk kepada ahli iklim tentang lingkungan kuno Mars. Dalam putaran yang lebih menarik, mungkin ada mikroba yang bersembunyi di area terlindung dari bukit pasir ini, aman dari radiasi dan angin yang akan menyapu mereka.

(rns/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT