Kabar Baik, Vaksin Sinovac Diklaim 85% Efektif Cegah Kematian

Kabar Baik, Vaksin Sinovac Diklaim 85% Efektif Cegah Kematian

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Rabu, 04 Agu 2021 17:46 WIB
Jakarta -

Kabar baik datang dari riset terbaru vaksin Corona. Vaksin Sinovac diklaim 85% efektif mencegah kematian dan perawatan untuk pasien.

Informasi ini disuarakan dokter Faheem Younus MD yang kerap memberikan kabar terbaru kepada netizen dunia. Faheem membagikan tautan link riset tersebut.

"Kabar baik untuk banyak negara! Sinovac 85% efektif mencegah perawatan rumah sakit dan kematian COVID. Ini luar biasa! Sinopharm dan Covaxin juga vaksin inactivated (kemungkinan hasilnya sama). Riset berdasar lebih dari 10 juta orang di Chile," kata dia di Twitter.

detikINET pun merujuk pada riset yang dibagikan Faheem. Seperti dilihat dari The New England Journal of Medicine, Rabu (4/8/2021) ada publikasi riset berjudul Effectiveness of an Inactivated SARS-CoV-2 Vaccine in Chile.

Riset ini dilakukan oleh Alejandro Jara dan kawan-kawan. Mereka membuat penelitian dari vaksinasi massal untuk mencegah COVID-19 di Chile mulai 2 Februari 2021.

Responden adalah para peserta vaksinasi berusia 16 tahun ke atas. Tim ilmuwan mengukur tingkat risiko bahaya dari sebelum dan setelah responden menerima vaksinasi.

Dalam penelitian dari 2 Februari - 1 Mei 2021 kepada 10,2 juta orang tim ilmuwan menemukan fakta sebagai berikut:

  1. Efektivitas vaksin Sinovac mencapai 65,9% untuk mencegah COVID-19
  2. Vaksin Sinovac 87,5% efektif mencegah penderita COVID-19 dirawat di rumah sakit
  3. Vaksin Sinovac 90,3% efektif mencegah pasien COVID-19 masuk ICU
  4. Vaksin Sinovac 86,3% efektif mencegah kematian pasien COVID-19

Kesimpulannya, tim ilmuwan mengatakan Vaksin Sinovac efektif untuk mencegah COVID-19. Hasil ini konsisten dengan hasil uji vaksin fase 2. Publikasi penelitian ini tentunya menjadi kabar penting karena Sinovac dipakai di banyak negara termasuk Indonesia.

(fay/fyk)